Plant Protection

Mata kuliah ini membahas pengetahuan dasar mengenai proteksi tanaman dari serangan hama dan penyakit tanaman; pokok bahasanarti hama tanaman; biomorfologi hama tanaman; lingkungan hama tanaman; arti penting dan konsep penyakit tumbuhan; klasifikasi penyakit tumbuhan; gejala penyakit dan kerusakan yang ditimbulkan; parasitisme dan perkembangan penyakit tumbuhan; penyebab penyakit tumbuhan; pertahanan tumbuhan terhadap serangan patogen; pengaruh faktor lingkungan terhadap perkembangan penyakit infeksius; epidemi penyakit tumbuhan dan faktor-faktor yang berperan dalam epidemi; prinsip-prinsip pengendalian hama dan penyakit tanaman; serta konsep pengendalian hama terpadu.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan ciri umum serangga; metamorfosis; alat mulut serangga dan gejala kerusakan tanaman; pengenalan ordo dan famili serangga penting, tungau, keong, dan tikus (hama tanaman); koleksi hama tanaman; pengenalan gejala penyakit dan kerusakan tanaman beserta penyebabnya.

Mata kuliah ini membahas prinsip-prinsip hubungan antara organisme dan lingkungan pertanian serta perkembangan aplikasi teknologi pertanian, interaksi serta adaptasi yang terjadi pada tataran individu, populasi, komunitas dan ekosistem, termasuk implikasi dari aktifitas manusia terhadap lingkungannya dan perubahan global. Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akan dapat menjelaskan  mengenai berbagai proses ekologi yang terjadi di dalam lingkungan pertanian serta pengelolaan agroekosistem sesuai dengan kaidah kaidah ekologi. Pengetahuan mengenai agroekosistem serta pengembangan dan aplikasi teknologi pertanian akan dibahas secara mendalam sehingga mahasiswa akan mendapatkan pengetahuan yang holistic mengenai ekosistem pertanian dan permasalahannya.

2013 - Schaller - Agro-ecology different definitions, common principles.pdf2013 - Schaller - Agro-ecology different definitions, common principles.pdf

Mata kuliah ini membahas arti penting serangga dalam kehidupan manusia; pengetahuan dasar tentang morfologi, struktur, dan fungsi organ serangga; biologi dan klasifikasi serangga.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan bentuk umum serangga, morfologi, anatomi dan metamorfosis serangga; pengenalan ordo dan famili penting serangga; serta cara identifikasi dan koleksi serangga.

Mata kuliah ini membahas pengertian hama serta perikehidupan umum dan hama golongan artropoda, moluska, dan mamalia; bentuk kerusakan pada tanaman; musuh alami hama; dasar ekologi perkembangan populasi hama; prinsip pengendalian hama terpadu; berbagai taktik pengendalian.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan variasi biologi hama; gejala kerusakan pada tanaman; resistensi tanaman, percobaan tentang pemerangkapan serangga, koleksi musuh alami, dan diskusi strategi pengendalian.

Mata kuliah membahas pengertian dasar tentang definisi vertebrata hama; perbedaan vertebrata dan avertebrata hama; membahas morfologi, biologi, fisiologi, prilaku, ekologi, dan pengelolaan hewan vertebrata yang menjadi hama penting pada bidang pertanian, perkebunan, gudang, dan pemukiman, khususnya dari kelas mamalia dan aves.

Praktikum: Mata kulaih ini mengenalkan berbagai jenis hewan vertebrata yang sudah dan berpotensi menjadi hama; cara identifikasi dan koleksi hewan vertebrata hama; percobaan tentang berbagai prilaku (biologi) dan pengelolaan vertebrata ha; praktik pengendalian vertebrata hama dan lapangan.

PENDAHULUAN 1.pdfPENDAHULUAN 1.pdf

Mata kuliah ini membahas arti penting nematoda sebagai patogen utama tumbuhan; anatomi dan morfologi; patogenitas dan gejala penyakit; biologi dan ekologi; interaksi dengan hama dan patogen tumbuhan lain; teknik-teknik pengendalian serta prinsip-prinsip dasar pengelolaan nematoda di lapangan.

Praktikum: Prinsip dan metode pengambilan contoh tanah dan akar tumbuhan untuk ekstraksi nematoda; ekstraksi nematoda dari tanah dan akar; pengenalan ciri-ciri morfologi dan anatomi nematoda parasit; pembuatan preparat semipermanen nematoda; dan identifikasi nematoda parasit utama tumbuhan serta analisis komunitas nematoda.

 

Mata kuliah ini membahas konsep, ruang lingkup, dan arti penyakit tumbuhan; klasifikasi penyakit tumbuhan; diagnosis penyakit; hubungan patogen-inang; patogenesis penyakit tumbuhan dan faktor yang memengaruhinya; mekanisme serangan patogen; mekanisme pertahanan tumbuhan terhadap serangan patogen; epidemiologi penyakit tumbuhan; dasar-dasar pengendalian penyakit tumbuhan.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan berbagai gejala dan tanda penyakit tumbuhan; berbagai teknik isolasi dan inokulasi patogen; identifikasi penyakit tumbuhan melalui postulat Koch; metode koleksi patogen.

Mata kuliah ini memberikan pengertian tentang arti penting virus sebagai patogen, sejarah, definisi, komponen dan proses sintesis virus, replikasi dan translokasi virus, gejala infeksi virus, penularan virus, diagnosis penyakit virus, menginaktif virus, faktor-faktor yang mempengaruhi infeksi dan perkembangan penyakit, ekologi dan epidemi virus, cara menanggulangi infeksi virus dan mengenalkan tentang satelit virus, satelit RNA serta viroid.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan berbagai gejala penyakit; beberapa cara penularan; kemampuan bertahan in-vitro; dan beberapa metode diagnosis virus antara lain secara serologi.

Mata kuliah ini membahas secara menyeluruh mengenai cendawan/fungi sebagai suatu organisme yang tidak berhijau daun; mempelajari klasifikasi terkini dan karakteristik serta siklus hidup secara umum dari kingdom, kelas, genus, dan spesies cendawan, serta termasuk didalamnya mempelajari organisme mirip cendawan yang berinteraksi dengan tumbuhan; membahas peran cendawan baik sebagai patogen tumbuhan, agens pengendali hayati organisme pengganggu tanaman, organisme pelapuk tanaman maupun organisme simbion yang menguntungkan pertumbuhan tanaman.

Praktikum: Mata Kuliah ini mengenalkan siklus hidup cendawan (termasuk organisme mirip cendawan), mengenalkan morfologi mikroskopik (miselium, spora, konidia, plasmodium, spongaria, askospora, askosporium, basidiospora, basidiosporium, sklerotium) dari genus atau spesies kelas Oomycetes, Chytridiomycetes, Blasocladiomycetes, Zygomycetes, Ascomycetes, Basidiomycetes, Deuteromycetes, dan Mycelia sterilia; melakukan purifikasi biakan cendawan dan identifikasi hingga genus

Mata kuliah ini membahas sejarah perkarantinaan tumbuhan, prinsip-prinsip perkarantinaan tumbuhan, standar sanitari dan fitosanitari (SPS agreement dan ISPM), prosedur perkarantinaan tumbuhan di Indonesia, surveilans dan penyusunan daftar organisme pengganggu tumbuhan, analisis risiko organisme pengganggu tumbuhan (AROPT), dan berbagai jenis perlakuan karantina tumbuhan

Mata kuliah ini membahas arti dan ruang lingkup pengendalian hayati hama dan penyakit tanaman; dasar-dasar ekologi pengendalian hayati; musuh alami; modifikasi lingkungan dalam pengendalian hayati; tekhnik-tekhnik pengendalian hayati; peranan pengendalian hayati dalam PHT; contoh kasus pengendalian hayati.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan jenis dan ciri-ciri musuh alami hama tanaman; pengembangbiakan musuh alami; isolasi dan uji kemampuan antagonisme mikroorganisme agens hayati terhadap patogen

Mata kuliah ini membahas peranan pestisida dalam pertanian; pengertian pestisida; formulasi pestisida; sifat fisik dan kimia pestisida; penggolongan pestisida dan cara kerja pestisida pada sasaran; alat aplikasi; kalibrasi dan cara aplikasi yang bijaksana, evaluasi hasil aplikasi pestisida, dan pengaruh samping penggunaan pestisida yang tidak bijaksana.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan berbagai jenis pestisida, formulasi, dan cairan semprot; penentuan dosis dan konsentrasi; cara-cara pengujian toksisitas pestisida dan pengolahan data hasil pengujian; serta pengenalan alat-alat aplikasi pestísida.

Mata kuliah ini membahas pengelolaan hama dan penyakit penting tanaman pangan dan hortikultura dengan memerhatikan fenologi tanaman; jenis-jenis hama dan penyakit penting; persebaran dan arti ekonominya; biologi hama; organisme penyebab penyakit dan epidemiologinya; interaksi antara organisme pengganggu tanaman dan lingkungannya; serta cara-cara pengendalian hama dan penyakit tanaman pangan dan hortikultura.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan hama-hama penting tanaman pangan dan hortikultura; ciri-ciri morfologi dan gejala serangannya; gejala penyakit penting tanaman pangan dan hortikultura serta ciri-ciri morfologi organisme penyebabnya.

Mata kuliah ini membahas pengelolaan hama dan penyakit penting tanaman perkebunan yang mencakup persebaran, arti ekonomi, ciri morfologi hama dan patogen, siklus hidup, gejala kerusakan, interaksi hama dan patogen dengan tanaman dan lingkungannya; epidemiologi penyakit; dan cara-cara pengendalian. Pembahasan berdasarkan komoditas penting tanaman perkebunan antara lain kelapa/kelapa sawit, teh, kopi, karet, cengkih, dan lain-lain.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan hama dan patogen penting pada tanaman perkebunan terutama ciri morfologi dan gejala kerusakan yang ditimbulkannya.

Mata kuliah ini dirancang untuk memberi bekal pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa agar mampu merumuskan metode analisis data baik parametrik maupun non-parametrik dan mampu menerapkannya sebagai alat bantu dalam pengambilan keputusan tentang permasalahan di bidang proteksi tanaman.

Praktikum: Responsi pendalaman materi kuliah dan praktik pengolahan data menggunakan piranti lunak komputer seperti program Excel, Minitab, dan SAS.


Ali Nurmansyah


Mata kuliah ini membahas permasalahan yang ditimbulkan oleh serangga hama tempat penyimpanan produk pertanian (pangan dan pakan), industri pengolahan pangan dan pakan, serta lingkungan pemukiman yang mencakup rumah tinggal dan bangunan umum seperti pusat perbelanjaan, perkantoran, dan lain-lain. Pembahasan mencakup keanekaragaman spesies, morfologi, biologi, ekologi, dan pengendaliannya.serta pemaparan pengendalian hama terpadu di lingkungan pemukiman.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan berbagai jenis hama gudang dan pemukiman; gejala krusakan yang ditimbulkan pada produk pertanian ditempat penyimpanan dan struktur bangunan serta berbagai metode pengendaliannya.

Mata kuliah ini membahas penyakit yang berhubungan dengan kerusakan benih tanaman; mekanisme terjadinya infeksi patogen benih dan faktor-faktor lingkungan yang memengaruhinya; pola penyebaran patogen terbawa benih dan upaya penanggulangannya; pengujian kesehatan benih dan upaya penanggulangan penyakit benih.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan cara deteksi dan identifikasi patogen terbawa benih dan beberapa pengujian kesehatan benih serta teknik pengendalian penyakit benih.

Mata kuliah ini membahas faktor penunjang kelancaran tugas akhir; format penulisan skripsi; kebahasaan dan ketentuan ilmiah khusus; metode ilmiah; penelusuran pustaka dan penulisan daftar pustaka; penyiapan tabel dan gambar pendukung karya ilmiah; penulisan usulan penelitian dan laporan penelitian (skripsi dan penelitian lain termasuk Program Kreativitas Mahasiswa), serta makalah seminar; penyajian poster ilmiah; dan penyajian lisan karya ilmiah.

Koordinator: Ir. Djoko Prijono, MAgrSc.

Tim Pengajar:

Prof. Dr. Ir. Sri Hendrastuti Hidayat, MSc.

Dr. Endang Sri Ratna

Dr. Ir. R. Yayi Munara Kusumah, MSi.

Dr. Ir. Ali Nurmansyah, MSi.

Fitrianingrum Kurniawati, SP., MSi.

Mata kuliah ini membahas faktor penunjang kelancaran tugas akhir; format penulisan skripsi; kebahasaan dan ketentuan ilmiah khusus; metode ilmiah; penelusuran pustaka dan penulisan daftar pustaka; penyiapan tabel dan gambar pendukung karya ilmiah; penulisan usulan penelitian dan laporan penelitian (skripsi dan penelitian lain termasuk Program Kreativitas Mahasiswa), serta makalah seminar; penyajian poster ilmiah; dan penyajian lisan karya ilmiah.

Koordinator: Ir. Djoko Prijono, MAgrSc.

Tim Pengajar:

Prof. Dr. Ir. Sri Hendrastuti Hidayat, MSc.

Dr. Endang Sri Ratna

Dr. Ir. R. Yayi Munara Kusumah, MSi.

Dr. Ir. Ali Nurmansyah, MSi.

Fitrianingrum Kurniawati, SP., MSi.

Mata kuliah ini menjelaskan sejarah dan konsep pengendalian hama terpadu (PHT); pemahaman proses dan struktur agroekosistem; status dan karakteristik hama dan penyakit di agroekosistem; kerusakan dan acuan pengambilan keputusan pengendalian; pemantauan dan peramalan hama dan penyakit, pemasyarakatan dan penerapan PHT; peluang dan kendala; konsep dan metodologi pest risk analysis; kebijakan dan perundang-undangan perlindungan tanaman.

Praktikum: Mata kuliah ini mengenalkan beberapa teknik pengamatan hama dan penyakit serta musuh alami; analisis data; dan diskusi.

Mata kuliah ini merupakan sarana pelatihan bagi mahasiswa dalam menganalisis permasalahan hama dan penyakit di lapangan dalam kaitannya dengan penerapan ilmu yang telah diperoleh; membahas cara kerja dan pengelolaan klinik tanaman; konsep dan cara-cara diagnosis; pengumpulan informasi dalam diagnosis; kiat-kiat penanganan klien; dan perumusan rekomendasi. Studi kasus di lapangan dilanjutkan dengan diskusi di kelas. Mahasiswa juga diberi tugas secara bergiliran sebagai penjaga klinik tanaman untuk belajar menangani klien yang datang serta melakukan kegiatan administrasi klinik.

Mata kuliah ini membahas aspek molekuler dalam proteksi tanaman dengan penekanan pada pengetahuan dasar molekuler, teknik dasar manipulasi genetika, dan aplikasi teknologi molekuler untuk proteksi tanaman, serta pengenalan bioinformatika

Mata kuliah ini melatih mahasiswa untuk menuliskan dalam bentuk makalah dan menyampaikan pada forum terbuka hasil pelaksanaan tugas akhir (PTN499), serta memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengikuri forum seminar ilmiah. Seminar dilakukan setelah kemajuan penelitian tugas akhir (skripsi) ≥ 80%.

Mata kuliah ini membahas biologi dan taksonomi parasitoid, dari ordo, superfamili sampai tingkat famili, beberaoa sampai ingkat spesies; hubungan antar taksa, dan hubungan antara inang – parasitoid, dengan penekanan umum pada biologi parasitoid, dan menguraikan parasitoid menurut kategori taksonomi.

Mata kuliah ini melatih mahasiswa dalam merencanakan dan melaksanakan penelitian, memperluas wawasan mahasiswa mengenai permasalahan hama dan penyakit tanaman di lapangan, termasuk aspek-aspek biologi, ekologi, dan proteksi tanaman serta melatih mahasiswa dalam penulisan hasil penelitian atau laporan praktik kerja. Mata kuliah ini diambil setelah jumlah sks ≥105 dan IPK ≥2,00.

Mata kuliah Entomologi merupakan mata kuliah dasar bagi mahasiswa yang memperdalam dan menerapkan ilmu yang berkaitan dengan serangga. Pada mata ajaran ini akan dibahas tentang peranan serangga bagi kehidupan manusia, anatomi dan morfologi, biologi umum, ekologi, klasifikasi, koleksi dan pengawetan, serta identifikasi ordo dan famili penting serangga.

Pengenalan cendawan (dan organisme mirip cendawan) yang menyebabkan sakit pada tumbuhan
Membahas dan menganalisis perkembangan penyakit dalam populasi tanaman, faktor-faktor yang mempengaruhi epidemik, potensi inokulum, hubungan kepadatan inokulum dengan penyakit, siklus penyakit, pemencaran dan gradien penyakit, bertahannya patogen, patometri, survei dan pemantauan penyakit, genetika patosistem, dan resistensi tanaman dalam epidemik penyakit, epidemiologi perbandingan, analisis kehilangan hasil dan peramalan penyakit serta pengelolaan penyakit berdasarkan analisis epidemik
Membahas tentang pentingnya virus tumbuhan dalam pertanian; komposisi dan replikasi; cara penularan dan gejala yang ditimbulkan; identifikasi virus tumbuhan; epidemiologi dan pengendalian penyakit tanaman yang disebabkan oleh virus. Pendekatan bioteknologi dalam identifikasi dan pengendalian penyakit tanaman oleh virus dibahas secara singkat.