Latar Belakang 

Knowledge based economy telah menempatkan sektor pendidikan tinggi menjadi salah satu sektor yang sangat penting dalam pembangunan bangsa. Pengembangan sumberdaya manusia berkualitas, penelitian untuk  penciptaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, serta pencarian solusi atas berbagai permasalahan yang berkembang di masyarakat, dunia usaha dan  industri, merupakan bagian penting peran sektor pendidikan tinggi dalam meningkatkan daya saing bangsa. Oleh karena itu pendidikan tinggi harus dikelola secara profesional, ditingkatkan mutu dan pengembangannya.  

Tujuan

Program Magister Manajemen Pendidikan Tinggi bertujuan untuk menyiapkan sumberdaya manusia yang mampu menjadi pelaku dan pengelola pendidikan tinggi secara profesional dengan kompetensi ilmu manajemen pendidikan tinggi, kepemimpinan, dan pengembangan serta implementasi secara efektif sistem manajemen pendidikan tinggi.

Sasaran

Program pendidikan ditujukan bagi tenaga kependidikan yang memiliki kualifikasi pendidikan sarjana (S1) dari semua jurusan, memiliki tanggung jawab pengelolaan di perguruan tinggi, atau yang sedang disiapkan untuk memiliki tanggungjawab tersebut,  serta lulusan baru (fresh graduate) yang berniat membangun karir dalam manajemen pendidikan tinggi. 

A.        DESKRIPSI MATA AJARAN

             Metode Kuantitatif untuk Manajemen mencakup konsep, teori dan metode/teknik  Statistika  dan  Riset Operasi.  Topik bahasan meliputi: Analisis Regresi, Deret Waktu, Peramalan Bisnis dan Nonparametrik (Statistika) serta Model Program Linear dan Model Variasinya (Riset Operasi). Sistematika setiap topik secara bertahap  membahas proses identifikasi masalah, formulasi model, analisis/solusi model dan interpretasi hasil dari suatu fenomena (sistem) bisnis dan manajemen.

 

B.        TUJUAN PENGAJARAN

             Pengajaran Metode Kuantitatif bertujuan memberikan pemahaman teori/konsep/teknik dan penerapan metode kuantitatif dalam manajemen sehingga peserta program mampu menggunakan "Pendekatan Kuantitatif" sebagai "Alat Bantu" dalam "Proses Pengambilan Keputusan"

 

C.        METODE PENGAJARAN

 

            Pengajaran diberikan dalam bentuk kombinasi kuliah, diskusi dan tugas kelompok serta kegiatan mandiri dari para mahasiswa. Dalam perkuliahan (tatap muka) diberikan pemahaman teori/konsep dan teknik kuantitatif, sedangkan pembahasan soal latihan/kasus  dilaksanakan dalam kegiatan diskusi, tugas kelompok atau individual (pendalaman).

 

 D.        BAHAN PUSTAKA

 STATISTIKA :

A. Hanke, J. E. and A.G. Reitsch. 1992. "Business Forecasting" 4Ed. Allyn and Bacon, Boston.

B. LevinR.I.  and  D.S. Rubin.  1994.  "Statistics for Managment" 6 Ed. Prentice-Hall Inc., New Jersey.

 RISET OPERASI :

C. Gould,  F.J., G.D.  Eppen  and  C.P.  Schmidt.  1991. "Introduction Management Science" 3 Ed. Prentice- Hall International , Inc., New Jersey.

D. Nasendi, B.D. dan A. Anwar. 1985.  "Program Linear dan Variasinya". P.T. Gramedia, Jakarta

Pengetahuan dan wawasan mengenai bagaimana manajemen pengetahuan dan inovasi dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi dan meningkatkan kesejahteraan semua pelaku yang terlibat dalam sistem pendidikan tinggi

Trend global pendidikan tinggi, termasuk tuntutan dan tantangan global, persaingan dan kerjasama global. Mobilitas internasional dan kerjasama penyelenggaraan pendidikan tinggi lintas negara; akreditasi internasional

Analisis kebutuhan aset dan fasilitas penyelenggaraan perguruan tinggi. Dasar perencanaan dan sistem pengelolaan asset dan fasilitas, mencakup pengadaan, pengoperasian, pemeliharaan, retirement/disposal

Teori dasar dan konsep mutu dalam pendidikan. Indikator mutu. Model-model penjaminan mutu. Elemen dan mekanisme sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi.  Dokumen Mutu.

Tata hukum dan perundangan di Indonesia. Hukum dan perundangan terkait pendidikan tinggi serta implikasinya pada penyelenggaraan perguruan tinggi. Kebijakan pendidikan tinggi nasional dan institusional

Mandat utama (core business) perguruan tinggi. Proses bisnis di perguruan tinggi. Aspek-aspek strategis dalam pengembangan kegiatan akademik (kurikulum dan pengembangan kurikulum, penyelenggaraan pendidikan, manajemen riset dan pengabdian pada masyarakat, pengelolaan hak kekayaan intelektual, dsb); Perencanaan, penyelenggaraan dan administrasi kegiatan akademik. Indikator kinerja manajemen dan administrasi akademik

Untuk mencapai kontribusi tersebut di atas mata kuliah membahas tentang teori sistem dan teori organisasi khususnya sebagai kerangka untuk memahami karakter perguruan tinggi sebagai organisasi publik dan Learning Organization yang memiliki misi tridharma. Selain itu akan dibahas pula tata pamong dan tata kelola di perguruan tinggi untuk menjalankan berbagai urusan yang harus diselesaikan oleh perguruan tinggi.