Program Studi S1 Teknologi Hasil Hutan (PS THH) telah mendapatkan akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Republik Indonesia (BAN-PT) sejak tahun 2006 hingga saat ini. Akreditasi terakhir oleh BAN-PT berlaku sejak Desember 2016 hingga Desember 2021.

Selain mendapatkan akreditasi tingkat nasional, PS THH juga memperoleh akreditasi internasional dari The Society of Wood Science and Technology (SWST) yang berkantor pusat di Monona, Wisconsin, Amerika Serikat. Akreditasi diberikan selama sepuluh tahun, mulai dari 01 Januari 2015 sampai dengan 01 Januari 2025.

 

Kompetensi Mayor Teknologi Hasil Hutan

Menghasilkan lulusan yang menguasai ilmu, teknologi, manajemen, dan ekonomi serta lingkungan dalam penyediaan bahan baku dan proses industri pengolahan dan pemanfaatan hasil hutan untuk mampu melaksanakan pengelolaan sumberdaya hutan berkelanjutan.

 

Kompetisi Minor Teknologi Hasil Hutan

  1. Minor Peningkatan Mutu Hasil Hutan : Mahasiswa mampu menjelaskan tentang identifikasi kayu, sifat fisis kayu dan upaya peningkatan mutu kayu melalui teknologi pengeringan, pengerjaan dan pengawetan kayu.
  2. Minor Industri Hasil Hutan : Mahasiswa mampu menjelaskan tentang sifat kimia hasil hutan untuk pengembangan industri pulp dan kertas maupun industri berbasis serat.
  3. Minor Rekayasa Kayu : Mahasiswa mampu menjelaskan tentang teknologi kayu lapis dan kayu lamina, sifat mekanis kayu sebagai bahan konstruksi, dan dapat menerapkan azas rekayasa kayu pada struktur bangunan.

Mata kuliah ini adalah mata kuliah interdepartemen yang wajib diikuti oleh seluruh mahasiswa tingkat 2 Fakultas Kehutanan IPB, kecuali mahasiswa dari Departemen Hasil Hutan. Mata kuliah yang ditawarkan di semester 3 dan/atau di semester 4 ini merupakan dasar dari berbagai mata kuliah terapan di bidang teknologi hasil hutan.

Ruang lingkup mata kuliah terdiri dari struktur anatomi, sifat fisis, sifat mekanis, dan sifat kimia kayu; sedangkan objek yang dibicarakan terdiri dari hasil hutan kayu dan non kayu khususnya, batang kelapa, batang kelapa sawit, rotan dan bambu. Topik yang didiskusikan pada bagian Struktur Anatomi terdiri dari pengertian dan ciri tumbuhan penghasil kayu, ciri makroskopis kayu, proses pertumbuhan pohon dan pembentukan kayu, struktur anatomi kayu daun lebar, kayu daun jarum, dan palmwood. Pada bagian Sifat Fisis meliputi pengertian, variasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kadar air, kerapatan, berat jenis, kestabilan dimensi, reaksi kayu terhadap panas, listrik dan suara atau bunyi. Pada bagian Sifat Mekanis terdiri dari prinsip statika dasar, stress-strain, tegangan ijin dan tegangan dasar, serta pengertian, variasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan (MOR), kekakuan (MOE), kekuatan tekan, tarik, pukul, belah, kekerasan, dan kekuatan terhadap sambungan (paku, pasak, dan lain sebagainya). Pada bagian Sifat Kimiawi kayu terdiri dari pengertian, kegunaan, variasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi komponen kimia primer (selulosa, hemiselulosa dan lignin) dan sekunder (zat ekstraktif dan mineral organik) penyusun dinding sel. 

GBPP HHSBB-dari IMW+ISR+LKS.pdfGBPP HHSBB-dari IMW+ISR+LKS.pdf

Mata kuliah ini menyajikan materi pengetahuan tentang teknologi pengolahan hasil hutan kayu dan bukan kayu yang berisi materi potensi dan perkembangan bahan baku, teknologi  dan  industri   hasil   hutan,  teknologi   penggergajian   kayu,  pengeringan  dan pengawetan kayu, teknologi komposit kayu (kayu lapis, papan partikel. papan serat), teknologi pulp dan kertas, teknologi pemanfaatan hasil hutan bukan kayu dan energi alternatif dari biomassa.

GBPP, SAP.pdfGBPP, SAP.pdf

Mata kuliah ini adalah mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB. Mata kuliah yang ditawarkan di semester 3 ini merupakan dasar dari berbagai mata kuliah terapan di bidang teknologi hasil hutan.  Ruang lingkup mata kuliah terdiri dari pengertian akan struktur anatomi kayu, kelebihan dan kekurangan kayu sebagai bahan, ciri tumbuhan penghasil kayu, ciri umum kayu, bidang pengamatan, sifat makroskopis kayu, proses pertumbuhan dan pembentukan kayu, struktur anatomi kayu daun lebar (hardwood), struktur anatomi kayu daun jarum (softwood), struktur anatomi palmwood, metode identifikasi kayu secara ilmiah, teknik pembuatan preparat maserasi dan preparat mikrotom, risalah struktur anatomi 3 jenis softwood (kayu tusam, agathis, dan jamuju), risalah struktur anatomi 15 jenis hardwood (kayu jati, sungkai, meranti merah, kapur/kamper, keruing, sengon, pasang, saninten, pulai, jelutung, ramin, merbau, jabon, mangium & mahoni); risalah struktur anatomi 4 jenis palmwood (batang kelapa, kelapa sawit, bambu dan rotan), keragaman (variabilitas) struktur anatomi, dan abnormalitas yang ada pada kayu.                 

GBPP Anatomi  Identifikasi  Kayu.pdfGBPP Anatomi Identifikasi Kayu.pdf

Matakuliah ini merupakan mata ajaran mayor, di Departemen Teknologi Hasil Hutan Mayor Pengolahan Hasil Hutan.  Matakuliah ini memberikan pengetahuan tentang pentingnya peranan sifat fisis dalam penggunaan dan kegunaan kayu meliputi kadar air, berat jenis, berat jenis zat kayu, kerapatan, kembang susut, stabilitas dimensi kayu serta sifat fisis lain yang berhubungan dengan panas, bunyi, listrik serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.

GBPP SIfat Fisis Istie 010317.pdfGBPP SIfat Fisis Istie 010317.pdf

Mata kuliah ini merupakan adaptasi dari ilmu kekuatan bahan (strength of materials) yang dititik-beratkan pada bahan kayu. Materi yang disampaikan meliputi, batang tarik dan tekan, gaya statis tertentu pada batang tarik dan tekan, tegangan geser, torsi, gaya geser dan momen lentur, centroid dan momen inersia penampang, tetangan pada balok, defleksi elastis pada balok, balok lentur statis tertentu, deformasi plastis pada balok, kolom, metode energi regangan, tegangan kombinasi, dan komponen yang menerima beban kombinasi (teori kegagalan). Selain itu dibahas pula sifat orthotropis kayu, balok kayu lengkung, dan lenturan tak simetris 

GBPP m.k  Mekanika Kayu.pdfGBPP m.k Mekanika Kayu.pdf

Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk mampu menjelaskan arti dan ruang lingkup sifat mekanis kayu dengan pokok bahasan konsep statika dasar, sifat ortothropi kayu, standar pengujian, macam-macam kekuatan kayu, faktor-faktor yang mempengaruhi kekuatan kayu, basic stress, pengantar stress grading, dan allowable stress

+Indonesia SILABUS GBPP_KontrakSMK+NEW-2017.pdf+Indonesia SILABUS GBPP_KontrakSMK+NEW-2017.pdf

Mata ajaran ini menyajikan materi tentang sifat kimia kayu yang mencakup komponen kimia struktural terdiri atas selulosa, hemiselulosa, lignin; dan komponen kimia non struktural terdiri atas zat ekstraktif dan komponen mineral kayu, serta kaitannya dengan karakteristik, pengolahan dan penggunaan kayu.

GBPP-SAP-KIMIA KAYU  (REVISI-2017).pdfGBPP-SAP-KIMIA KAYU (REVISI-2017).pdf

Mata kuliah ini menguraikan secara mendasar dan lengkap tentang kebenaran ilmiah, kriteria kebenaran etika ilmiah, penelitian ilmiah dan perkembangan metodologi penelitian; serta  menguraikan secara praktis tentang tata cara penulisan usulan penelitian dan karya ilmiah lainnya.  Fokus bahasan dalam mata kuliah ini adalah pendahuluan mencakup definisi mencari kebenaran dan kriteria kebenaran , ontologi, epistomologi dan aksiologi; Jenis-jenis penelitian penelitian primer dan sekunder serta penelitian ditinjau dari tujuan, pendekatan, bidang ilmu tempat/latar dan keahadiran variabel; Usul penelitian dan tahap-tahap proses penelitian; Memilih masalah dan merumuskan hipotesi; Studi literature; identifikasi dan menamai variabel; Membuat desain penelitian; Menyusun instrumen penelitian; Mengumpulkan, mengolah dan analisis data dan penulisan laporan. Selain itu dijuga dibahas mengenai etika  penelitian dan penulisan ilmiah mencakup sikap ilmiah, etika keilmuan, tanggungjawab ilmuawan, plagiarisme, check dan re-check dan HAKI. Di akhir perkuliahan mahasiswa diminta menyerahkan proposal penelitian, program kreativitas mahasiswa (PKM) dll sebagai bukti mampu mengimplementasikan mata kuliah ini dalam wujud nyata.

GBPP MetPen S1.pdfGBPP MetPen S1.pdf

Mata kuliah Pengawetan Kayu adalah mata kuliah mayor wajib bagi mahasiswa semester genap Departemen Hasil Hutan Fakultas Kehutanan IPB. Mata kuliah ini merupakan muara dari berbagai mata kuliah dasar dan terapan bidang pengolahan kayu yang memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk mampu menjelaskan arti dan ruang lingkup pengawetan dan keawetan alami kayu (termasuk juga non kayu seperti bambu dan rotan), dengan pokok bahasan meliputi ancaman biodeteriorasi di Indonesia, faktor perusak kayu (biologis), struktur anatomis kayu yang mempengaruhi keberhasilan proses pengawetan kayu, jenis dan persyaratan bahan pengawet kayu, proses pengawetan kayu dan perlakuan sebelum diawetkan, retensi dan penetrasi bahan pengawet dalam kayu termasuk faktor-faktor yang mempengaruhinya, aspek lingkungan dan aspek ekonomi pengawetan kayu, penggunaan pestisida, serta teknik pengendalian hama kayu pada bangunan.

GBPP Pengawetan Kayu 2017.pdfGBPP Pengawetan Kayu 2017.pdf

Mata kuliah Penggergajian dan Pengerjaan Kayu ini adalah mata kuliah wajib bagi mahasiswa Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB.  Mata kuliah ini diberikan sebagai pengetahuan dasar teknis dalam pengolahan kayu bulat menjadi sortimen gergajian dan pengolahan sortimen gergajian menjadi produk furniture.

Mata kuliah ini akan membahas :

    1. karakteristik kayu sebagai faktor penting dalam penggergajian dan pengerjaan kayu,
    2. jenis, bentuk, dan fungsi mesin-mesin pemotong kayu,
    3. jenis-jenis bahan pisau, bentuk dan geometri pisau pemotong kayu,
    4. kondisi pemotongan dan mekanisme terpotongnya kayu,
    5. tahapan proses pengggergajian dan pengerjaan kayu,
    6. karakteristik hasil proses penggergajian dan pengerjaan kayu
GBPP.pdfGBPP.pdf

Mata kuliah ini merupakan mata ajaran mayor di Departemen Teknologi Hasil Hutan, untuk membekali pengetahuan tentang pentingnya pengeringan kayu; mekanisme keringnya kayu; sifat-sifat kayu yang berpengaruh pada pengeringan; faktor pengering (fungsi, alat dan cara kerjanya); teknik pengeringan (alami, dengan fan, ruang panas, dehumidifikasi, kilang pengering dan lain-lain); cacat pengeringan dan pencegahannya serta aspek ekonomi dan lingkungan.

AI GBPP Pengeringan Kayu 3   sks.pdfAI GBPP Pengeringan Kayu 3 sks.pdf

Mata kuliah ini memberikan  pengetahuan  kepada mahasiswa untuk mampu menjelaskan arti dan ruang lingkup perekatan kayu, dengan pokok bahasan pengertian (perekat, sirekat, perekatan dan rekatan), komposisi perekat, kedudukan, peranan, sejarah perkembangan perekat, keunggulan dan kelemahan perekat, klasifikasi dan deskripsi umum perekat, teori perekatan, anatomi ikatan perekat-kayu, faktor penentu perekatan kayu, tehnik perekatan kayu, uji dan evaluasi perekat dan produk rekatan kayu.

GBPP S1 2016 Perekatan Kayu.pdfGBPP S1 2016 Perekatan Kayu.pdf

Mata kuliah papan partikel dan papan serat adalah mata kuliah wajib bagi mahasiswa Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB. Mata kuliah ini diberikan sebagai pengetahuan dasar teknis dalam pengolahan kayu dan bahan berligno-selulosa lainnya, menjadi produk-produk papan partikel dan papan serat.

Mata kuliah ini akan membahas:

    1. Definisi/pengertian umum papan partikel dan papan serat,
    2. Papan partikel,
    3. Oriented Strand Board (OSB),
    4. Papan serat, dan
    5. Inorganic-Bonded Composites.
GBPP papan partikel  serat DH.pdfGBPP papan partikel serat DH.pdf

Mata kuliah Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK)  ini adalah mata kuliah mayor bagi mahasiswa    Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB.  Mata kuliah ini diberikan sebagai pengetahuan dasar dalam pemanfaatkan komoditas  HHBK.  Mata kuliah ini akan membahas :

  1. Pengertian  dan ruang lingkup, peranan, permasalahan  dan prospek, serta aspek hukum  pemanfaatan HHBK
  2. Jenis, potensi & penyebaran, teknologi  pengolahan  dan pengaruhnya terhadap rendemen, mutu, penggunaan, dan pemasaran produk dari komoditas HHBK kelompok resin & getah, minyak atsiri, ekstraktif lainnya (tumbuhan obat, tanin & pewarna), minyak & lemak, rotan & bambu,  karbohidrat, dan  hasil hewan.
  3. Penanganan  bahan baku komoditas HHBK, pengolahan, jenis produk yang dihasilkan, pengendalian mutu dan pemasaran oleh pelaku usaha.
GBPP dan SAP HHBK 2016.pdfGBPP dan SAP HHBK 2016.pdf

This course will thoroughly discuss pulp and paper technology including raw material aspects, pulping and bleaching technology, papermaking technology, and environmental aspects of pulp and paper industry.

Outline_Pulp_and_Paper_Course 2017.pdfOutline_Pulp_and_Paper_Course 2017.pdf

Mata kuliah Optimasi Industri Hasil Hutan adalah mata kuliah mayor bagi mahasiswa di Departemen Hasil Hutan, IPB.  Mata kuliah ini akan membahas:

    1. Supply Chain Strategy,
    2. Strategic Capacity Management,
    3. Hierarchy of Production Decisions,
    4. Discovering Optimum, dan
    5. Opportunity-Based Management.
AIP_Optimasi Industri Hasil Hutan.pdfAIP_Optimasi Industri Hasil Hutan.pdf

Deskripsi mata kuliah :

Mata Kuliah Rekayasa Konstruksi Kayu merupakan mata kuliah major yang wajib diikuti oleh mahasiswa semester 7 (tujuh) di Departemen Hasil Hutan, Fakultas Kehutanan IPB.  Mata kuliah ini merupakan tahapan aplikasi dari berbagai mata kuliah dasar mekanika yang dicakup dalam Fisika Dasar, serta mata kuliah major lainnya yang membahas sifat-sifat kayu serta kekuatan bahan. Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan prinsip-prinsip dasar desain, serta menerapkan persamaan-persamaan dan persyaratan desain untuk merancang struktur kayu, baik dengan format Allowable Stress Design (ASD) maupun Load and Resistance Factor Design (LRFD).

Tujuan Instruksional Umum (TIU) :

Setelah mengikuti kuliah ini, mahasiswa dapat mendesain konstruksi kayu berdasarkan format ASD dan LRFD

SKS : 3 (2-3)

Staf Pengajar :

  • Dr. Ir. Naresworo Nugroho, MS
  • Dr. Effendi Tri Bahtiar, S.Hut, MSi
GBPP SAP Rekayasa Konstruksi  Kayu.pdfGBPP SAP Rekayasa Konstruksi Kayu.pdf

Deskripsi mata kuliah :

Mata kuliah Bahan Konstruksi Kayu adalah mata kuliah major wajib diikuti oleh mahasiswa semester 6 (enam) Departemen Hasil Hutan Fakultas Kehutanan IPB. Mata kuliah ini merupakan muara dari berbagai mata kuliah dasar dan terapan bidang pengolahan kayu yang membahas tentang : analisis beban (tegangan yang timbul) dan analisis kekuatan bahan sampai terbentuknya tegangan aman/ijin sebagai dasar kelaikan untuk struktur, kaitan mata kuliah bahan konstruksi kayu dengan ilmu lain, pemilahan (pemutuan) kayu konstruksi, standarisasi dan normalisasi ukuran kayu, sistem dan bentuk struktur bangunan kayu serta aplikasi dan sifat rekayasa struktur panel dan struktur glulam, LVL(Laminated Veneer Lumber) dan CLT (Cross Laminated Timber).

Tujuan Instruksional Umum :

Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa akan dapat memilih dan menerapkan efisiensi penggunaan bahan/kayu (batang/tiang, balok dan papan) untuk konstruksi struktural secara aman

SKS : 3 (2-3)

Staf Pengajar :

    • Prof.Dr.Ir. Sucahyo Sadiyo, MS
    • Dr.Ir. Naresworo Nugroho, MS
    • Dr. Effendi Tri Bahtiar, S.Hut, MSi
    • Fengky Satria Yoresta, ST, MT
GBPP SAP BKK.pdfGBPP SAP BKK.pdf

Method of Instruction :

HHT 441 Biomass Energy course will be given for 14 weeks (excluding mid and final term exams) and consist of one 100 minutes lecture and one three 180 minutes lab works each week. This course will discuss renewable energy from forest biomass that includes biomass resources and types, forest based-biomass, agricultural based-biomass, bioethanol production, biodiesel production, and thermochemical conversion of biomass into liquid and solid fuels. The laboratory class will be in the form of project assignment intended to represent and demonstrate practical application of topics discussed in the lectures. The course will be run following the combination of students centered learning (SCL) and teacher centered learning (TCL) methods. In this method, a week preceding the lecture of the current week topic, the instructor prepares series of questions for homework. The homework is expected to lead and help students to understand the current week topic better.  Students are obliged to submit all computer written answer of the homework via email. Before lecturing is begun, a 5-10 minutes question and answer session will be carried out to asses learning progress. Affective domain of the learning will also be assessed through paper presentations. In this case, students will be grouped into 8 groups. Each group prepare two papers and ready to present the papers in class. Paper presentation will be carried out in the 4th and 9th week during the semester. Any participation in class and lab will be credited appropriately.

Course Objectives:

On successful completion of this course, students are expected capable of describing and applying theoretical aspect of biomass conversion into solid and liquid biofuels.

Expected Outcomes:

On the successful completion of this course students are expected will be able to

    1. Differentiate various source of biomass based-energy, its properties and handling processes.
    2. Explain in detail about bioethanol, biodiesel, charcoal, and biopellet production and to demonstrate hydrolysis processes, trans-esterification processes, and torrefaction of biomass and evaluation of biopellet properties.
    3. Demonstrate their theoretical understanding on torrefaction, pyrolysis, and gasification and ability to set up and operate torrefier for torrefaction and pyrolysis processes.

Credit : 3(2-3)

Prerequisite :  Wood or basic organic chemistry (undergraduate) or instructor’s consent

Semester : 6

Instructor : 

    • Nyoman Wistara, Ph.D.
    • Deded S Nawawi, M.Sc.

HHT441 Biomass Energy.pdfHHT441 Biomass Energy.pdf

Mata kuliah Analisis Kuantitatif Hasil Hutan adalah mata kuliah mayor bagi mahasiswa di Departemen Hasil Hutan, IPB.  Mata kuliah ini akan membahas: 

  1. Teknik pengambilan keputusan dengan resiko dan dalam situasi ketidakpastian, 
  2. Teknik-teknik pengambilan keputusan dalam situasi kepastian, 
  3. Teknik –teknik pendugaan permintaan produk hasil hutan, 
  4. Teknik-teknik riset operasi, 
  5. Teknik-teknik penentuan tingkat produksi hasil hutan optimum, dan 
  6. Teknik-teknik riset pemasaran produk hasil hutan.

AIP_Analisis Kuantitatif Hasil Hutan.pdfAIP_Analisis Kuantitatif Hasil Hutan.pdf