Anatomy, Physiology and Pharmacology

Mata kuliah ini menjelaskan proses pertumbuhan dan perkembangan hewan serta asal-usulnya, mulai dari proses pembentukan gamet (gametogenesis), pembuahan (fertilisasi), perkembangan embrio (embriogenesis), dan perkembangan sistem organ (organogenesis) yang meliputi: sistem saraf, daerah kepala dan organ sensoris, otot dan kerangka, sistem sirkulasi, sistem urogenital, serta sistem pencernaan dan pernafasan. Disamping itu, dibahas pula kejadian malformasi kongenital, pengaruh faktor genetik dan lingkungan terhadap perkembangan, serta wawasan bioteknologi embrio. Praktikum berupa pengamatan makroskopis dan mikroskopis diberikan untuk menunjang pemahaman setiap pokok bahasan.

This course deals with animal growth, development, and their origins; starting with the gamete formation (gametogenesis), fertilization, embryo development (embryogenesis), and organ development (organogenesis) including: the nervous system, the head and sensory organs, the muscle and skeleton, the circulatory system, the urogenital system, the digestive system, and the respiratory system. It also discusses the effect of genetic and environmental factors on growth and development, and the perspective of embryo biotechnology. Macroscopic and microscopic lab practicals are provided to support understanding for each topic.

Mata kuliah ini diberikan kepada mahasiswa yang telah memiliki dasar pengetahuan tentang biologi, fisika dan  kimia. Mata kuliah ini memadukan masing-masing fungsi sel dan organ dalam kesatuan sistem fungsional yang dilakukan secara koordinasi dan integratif. Sistem-sistem yang dibahas adalah sistem kardiovaskuler, sistem respirasi, sistem  pencernaan, metabolisme, pertumbuhan  dan termoregulasi,  ginjal dan  osmoregulasi serta reproduksi dan laktasi.  .Pada setiap topik akan disertakan juga pembahasan mengenai penyimpangan fungsi faal yang akan mengakibatkan kejadian suatu penyakit ataupun gangguan. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa diharapkan dapat   mengintegrasikan semua topik yang didapat dan dapat menjadi dasar pengetahuan ilmu kedokteran hewan.

Mata kuliah ini menjelaskan struktur sel dan jaringan dasar tubuh hewan, yang meliputi jaringan epitel, ikat, otot dan syaraf secara mikroskopis/histologis. Mata kuliah ini menjadi dasar untuk mempelajari ilmu-ilmu kedokteran hewan pada umumnya, terutama ilmu di bidang histologi veteriner II (organologi), diagnostik, penyakit dalam, imunologi dan patologi veteriner.

Mata kuliah ini akan menjelaskan anatomi organ-organ tubuh hewan piara yang meliputi organ sirkulasi darah dan limfe, respirasi, pencernaan, genitalia dan urinari, endokrin.  Mata kuliah ini juga menjelaskan anatomi organ-organ unggas yang mempunyai struktur yang agak berlainan dibandingkan dengan hewan piara lainnya

Mata kuliah ini diberikan kepada mahasiswa yang telah memiliki dasar pengetahuan tentang biologi, fisika dan kimia. Mata kuliah ini menyajikan fungsi dasar sel dan konsep serta prinsipnya dalam sistem kontrol biologis melalui pembahasan berbagai sitem faali hewan-hewan piara. Perkuliahan akan diawali dengan pembahasan ruang lingkup fisiologi, struktur dan fungsi sel, konsep dan prinsip fisiologis sistem saraf, sistem indera, sistem endokrin, fisiologi otot, darah dan sistem pertahanan tubuh. Pada setiap topik akan disertakan juga pembahasan mengenai penyimpangan fungsi faal yang akan mengakibatkan kejadian suatu penyakit ataupun gangguan. Pada akhir perkuliahan, mahasiswa dapat mengintegrasikan semua topik yang diperoleh dan dapat menjadi dasar pada ilmu kedokteran hewan.

kuliah ini  memberikan dasar-dasar  pengetahuan mengenai obat ( farmakologi) yang terdiri atas ruang lingkup farmakologi, prinsip kerja obat secara umum, cara kerja obat   terhadap sistem dan organ (farmakodinamik), nasib obat di dalam tubuh (farmakokinetika), dan  interaksi obat sebagai landasan untuk memilih, serta membuat kombinasi obat yang rasional yang akan digunakan secara klinis.

Mampu menjelaskan dasar-dasar kemoterapetika, yang terdiri atas klasifikasi  mekanisme kerja, indikasi dan kontraindikasi, cara pemberian, efek samping dan toksisitas obat golongan antimikroba, antifungal, antiviral, antelmintik antiprotozoa, dan antikanker..

Praktikum Fisiologi ini diberikan pada mahasiswa yang telah mempunyai dasar pengetahuan tentang biologi, fisika dan kimia. Praktikum ini merupakan bagian dari seri mata kuliah fisiologi. Dalam praktikum ini diberikan suatu kegiatan untuk menambah pengertian tentang sifat dan cara kerja sistem tubuh melalui pengamatan secara langsung pada hewan percobaan. Praktikum ini menyajikan materi sistem kardiovaskuler, sistem respirasi, sistem pencernaan, metabolisme, pertumbuhan dan termoregulasi, sistem ekskresi dan osmoregulasi serta sistem reproduksi dan laktasi pada hewan coba.