Silviculture

Ekologi Hutan Mangrove

Pengantar Ilmu Kehutanan dan Etika Lingkungan 

Peran fisiologi pohon dalam pembangunan hutan; struktur dan fungsi sel; pertumbuhan pohon; fotosintesis; karbohidrat; serapan air dan transpirasi; asimilasi dan respirasi; absorbsi, translokasi dan akumulasi;hormon dan zat pengatur tumbuh; nutrisi mineral dan serapan garam; enzim dan vitamin.
Dendrologi merupakan salah satu mata kuliah ilmu dasar (basic science) di bidang kehutanan yang menguraikan tentang pengertian “pohon”, morfologi (sifat botani) pohon, azas-azas taksonomi tumbuhan, kegiatan eksplorasi botani hutan, serta pembahasan beberapa suku, marga, dan jenis-jenis pohon yang penitng di bidang kehutanan dan ekosistem hutan.
Pengertian Ekosistem hutan tropika., Ekologi populasi dan Ekologi Komunitas, Struktur dan Fungsi Ekosistem Hutan Tropika, Metoda dan teknik pengukuran, Tipe-tipe ekosistem hutan tropika, Keseimbangan karbon pada pohon dan ekosistem hutan tropika, Periodisitas dan Populasi tropika, Peranan factor lingkungan pada komunitas tropika, Pertumbuhan pohon. Ekologi permudaan alam. hutan tropika, Klasifikasi pohon hutan tropika.

Mineral dan pembentukan tanah, pelapukan, organisme tanah, sifat fisik, sifat kimia, jenis tanah hutan tipe hutan di Indonesia
Peran fisiologi pohon dalam pembangunan hutan; struktur dan fungsi sel; pertumbuhan pohon; fotosintesis; karbohidrat; serapan air dan transpirasi; asimilasi dan respirasi; absorbsi, translokasi dan akumulasi;hormon dan zat pengatur tumbuh; nutrisi mineral dan serapan garam; enzim dan vitamin.
Merupakan mata kuliah Major yang diasuh oleh Laboratorium Silvikultur dan diajarkan kepada semua mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB yang mengambil major Silvikultur. Mata kuliah ini membahas factor-faktor klimatis, edafis, air, biologi, physiography dan interaksi factor-faktor tersebut dalam mempengaruhi pertumbuhan Pohon, regenerasinya dan Pembentukan Tegakan Hutan. Pengaruh Hutan terhadap lingkungan juga dibahas pada mata ajaran ini
Mata kuliah ini membahas teknik silvikultur (mulai dari penanganan benih, persemaian sampai pemanenan) jenis-jenis pohon untuk hutan tanaman, sebagai bahan pulp dan kertas, kayu pertukangan, plywood, kayu mewah, jenis-jenis pohon hutan rawa dan mangrove, serta jenis-jenis pohon penghasil produk non-kayu
Mata kuliah ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa untuk mampu menjelaskan faktor-faktor peng-ganggu hutan, sebab-sebab atau latar belakang terjadinya gangguan, proses terjadinya gangguan, bentuk-bentuk kerusakan, dampak yang ditimbulkan, hubungan kausal antar faktor pengganggu, dan metode-metode pengendalian (control) gangguan-gangguan tersebut
Mata kuliah ini menjelaskan tentang jasad mikro dalam hutan yang menguntungkan maupun yang merugikan bagi manusia dari kelompok fungi, bakteri, nematoda, virus, dan mikoplasma, serta taksonomi dan biologi jazad mikro tersebut
Memberikan kompetensi kepada mahasiswa untuk menjelaskan dan melakukan penelitian dan penulisan dengan prinsip-prinsip logis terhadap penemuan, pengesahan dan penjelasan kebenaran
Kegiatan praktik pengenalan ekosistem hutan berupa pengenalan tipe-tipe ekosistem hutan dan melakukan pengamatan dan pengukuran komponen ekosistem hutan hutan alam dan hutan tanaman dari pantai sampai pegunungan. Komponen ekosistem yang diamati adalah komponen satwa liar, fisik tanah (tanah dan faktor-faktor iklim), perilaku, interaksi antar komponen ekosistem, dan manfaat setiap tipe ekosistem hutan bagi kehidupan serta pengenalan status dan fungsi hutan
Keterkaitan geografis dan potensi erosi, faktor pengendalian erosi/perhitungan; tanah tererosi; metode pengawetan tanah dan air, desain bangunan konservasi, evaluasi kemampuan lahan
Pengertian kualitas tempat tumbuh, bonita hutan, unsur kualitas tempat tumbuh, cahaya dan produktivitas hutan, tanah dan pertumbuhan hutan, air dan pertumbuhan hutan, iklim dan pertumbuhan hutan, biota tanah dan hutan, metode pengukuran, dampak pemanenan terhadap kualitas tempat tumbuh, kualitas tempat tumbuh dan kelestarian hutan dan lingkungan
Pengertian Ekosistem hutan tropika, Ekologi populasi, Ekologi Komunitas, Ekosistem Hutan Mangrove, Ekosistem Hutan Rawa Air Tawar, Ekosistem Hutan Gambut, Ekosistem Hutan Pantai, Ekosistem Hutan Hutan Hujan Tropika, Ekosistem Hutan Musim, Ekosistem Sava dan Padang Pasir ; dan penerapan Informasi ekologi dalam pengelolaan ekosistem
Mata kuliah menjelaskan tentang bagaimana lahan pasca tambang direklamsi dan hutan rusak direstorasi. Cakupan pengetahuan dasar yang diberikan meliputi: prinsip-prinsip dasar penataan lahan pasca tambang, kontrol erosi dan teknik revegetasi serta penerapan prinsip dasar ekologi restorasi
Pendahuluan; geografi tumbuhan; studi outekologi (studi ekologi jenis); adaptasi dan domestikasi pohon; ekologi jenis pohon dipterocarpaceae;ekologi jenis pohon non-dipterocarpaceae; ekologi jenis pohon budidaya (domestikasi) dan ekologi jenis tumbuhan untuk produksi hasil hutan non kayu
Mata kuliah ini merupakan mata kuliah major di Departemen Silvikultur yang membahas tentang : daerah aliran sungai; neraca air; klasifikasi iklim; praktek pengelolaan hutan kaitannya dengan erosi; prinsip-prinsip konservasi tanah dan air; bioenginering; dan perencanaan konservasi tanah
Mata kuliah ini menjelaskan pengertian dan batasan nutrisi hutan, tanah dengan perkembangan vegetasi hutan, tanah dan klasifikasi tanah; fungsi nutrisi hutan; siklus hara; penilaian nutrisi hutan; pemupukan; penambatan nitrogen secara biologi; pemanenan pengolahan tanah dan regenerasi tegakan terhadap nutrisi hutan; model manajemen nutrisi hutan; dan evaluasi nutrisi hutan untuk pembangunan hutan tanaman secara lestari
Mata kuliah Silvikultur adalah mata kuliah wajib yang diikuti oleh Mahasiswa semester lima di Fakultas kehutanan IPB. Mata kuliah ini membahas tentang : Pengertian Silvikultur, Pertumbuhan Pohon, kaitan Silvikultur dengan ilmu lain, Pertumbuhan & Reproduksi Pohon, Ekofisologi Pohon, Teknologi Pembibitan dan Pembangunan Hutan serta sisstem-sistem silvikultur.
Mata kuliah ini membahas tentang prinsip dan analisa genetika secara umum, mencakup genetika Mendelian, dasar genetika molekuler, genetika kuantitatif dangenetika populasi, yang kemudian dilanjutkan dengan analisa genetika secara khusus pada tegakan hutan, mulai dari system genetika pohon hutan, system perkawinan, aliran gen, serta keragaman genetika populasi pohon
Mata kuliah ini membahas tentang teknologi perbanyakan tanaman hutan secara vegetatif (aseksual) mulai dari pengertian teknik pembiakan vegetatif; peranannya dalam bioteknologi kehutanan; pemuliaan pohon dan konservasi plasma nutfah; dasar-dasar pembiakan vegetatif; teknik pembiakan vegetatif (stek, okulasi, cangkok, sambungan dan kultur jaringan tanaman) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya; nutrisi dan media pertumbuhan untuk kultur jaringan; seleksi in vitro
Pemuliaan Pohon adalah penerapan asas genetika pada pembangunan hutan untuk memperoleh pohon-pohon yang memiliki sifat dan hasil yang lebih tinggi nilainya. Mata kuliah ini membahas latar belakang, tujuan dan ruang lingkup pemuliaan pohon; keragaman dan faktor penyebabnya; uji provenan; seleksi; uji keturunan; pendugaan parameter populasi; pembangunan dan pengelolaan sumber benih; penyusunan program pemuliaan pohon; perkembangan pemuliaan pohon di Indonesia
Hama hutan merupakan bagian dari silvikultur yang mempelajari mengenai binatang penyebab kerusakan pada pohon dan tegakan hutan. Pada mata kuliah ini akan dibahas binatang penyebab kerusakan pada pohon dan tegakan hutan terutama serangga, peran serangga dalam ekosistem hutan, ciri-ciri serangga, keistimewaan serangga, perilaku serangga, siklus hidup, daya reproduksi, perkembangbiakkan, klasifikasi serangga dan metamorfose; tanaman hutan dan bagaimana tanaman hutan menjadi sasaran serangga, pengaruh lingkungan fisik dan biotik terhadap kehidupan serangga (ekologi populasi); timbul tidaknya masalah hama, perhitungan ambang ekonomi, akibat dan dampak serangan hama pada pohon dan tegakan hutan; cara-cara survey dan memantau hama hutan; dan cara-cara pengendalian berbasis ekosistim.
Mata kuliah ini memberikan merupakan kelanjutandari Ilmu Penyakit Hutan yang diberikan kepada mahasiswa dalam Mata kuliah Perlindungan Hutan. Kepada mahasiswa diberi pengetahuan dan praktik ilmu penyakit hutan yang lebih luas dan mendalam mencakup fisiologi penyakit, mekanisme penyerapan oleh pathogen, mekanisme pertahanan inang, ekologi penyakit dan berbagai pengetahuan mengenai penyakit akar, batang, daun, pelapukan kayu dan pewarna kayu, juga mahasiswa diberikan pengetahuan tentang peramalan dan penilaian penyakit serta pengendalian penyakit pada tanaman hutan
Kebakaran Hutan merupakan salah satu aspek perlindungan hutan yang mempelajari prinsip segitiga api; tahapan proses pembakaran; perilaku api; peranan iklim dalam kebakaran; dampak kebakaran hutan baik yang merugikan maupun yang menguntungkan terhadap unsur-unsur ekosistem, vegetasi, tanah, air, udara dan kesehatan manusia; juga prinsip-prinsip pengendalian kebakaran hutan yang meliputi kegiatan pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan
Students can explain Forest Health Monitoring Methods to provide various data base of forest condition from which forest policy managers may take a decision for further action to achieve the sustainable forest management
Pengertian dan konsep agroforestry, Praktek dan sistem agroforestry, Spesies agroforestry, Produktivitas dan perlindungan tanah dalam sistem agroforestry, Desain dan evaluasi sistem agroforestry

Mata kuliah Silvikultur Hutan Alam membicarakan tentang penerapan sistem-sistem silvikultur dalam pengelolaan hutan alam produksi di daerah tropis yang berbasis pada faktor-faktor tempat tumbuh (iklim dan tanah) dan kondisi tegakan untuk tujuan kelestarian hutan. Mata kuliah ini membahas tentang beberapa hal yang berkaitan dengan kondisi tempat tumbuh; basis atau fundamental silvikultur; beberapa contoh sistem silvikultur daerah tropis baik di Indonesia maupun negara tropis lain; dan dampak penebangan dalam berbagai level serta upaya regenerasinya
Ruang lingkup bidang perencanaan pembangunan hutan tanaman (pengertian dan fungsi rencana, unsur-unsur rencana, ilmu-ilmu yang menunjang bidang perencanaan pembangunan hutan tanaman, fungsi dan keterkaitannya satu sama lain); kegiatan perencanaan pembangunan hutan tanaman di Indonesia; metode dan teknik pengambilan keputusan.
Mata kuliah ini menjelaskan falsafah dan konsep pengendalian terpadu hama dan penyakit hutan, dasar-dasar ekologi dalam pengendalian terpadu; pemahaman proses dan struktur ekosistem hutan; status dan karakteristik hama dan penyakit di ekosistem hutan; kerusakan dan acuan pengambilan keputusan pengendalian, pemantauan dan peramalan hama dan penyakit di hutan; penerapan pengendalian terpadu hama dan penyakit hutan; peluang dan kendala; kebijakan dan perundang-undangan perlindungan hutan
Pengertian MPKHL, pendekatan pencegahan kebakaran, peraturan perundang-undangan kebakaran hutan, Early Warning System (sistem peringatan dini kebakaran hutan), Fire Danger Rating System (sistem penilaian bahaya kebakaran) organisasi kebakaran, teknik pemadaman kebakaran, penanganan pasca kebakaran, penggunaan inderaja dalam manajemen kebakaran