Geophysics and Meteorology
Konsep dasar geosains yang memayungi kajianmeteorologi terapan; mempelajari interaksi dan interdependensi secara globalantara unsur-unsur geosfer yang meliputi atmosfer, hidrosfer, litosfer danbiosfer; mengkaji dampak aktivitas manusia (sebagai bagian dari biosfer)terhadap atmosfer, hidrosfer, litosfer dan biosfer secara lebih mendalam
Pembahasan meliputi, pengenalan deskripsiperalatan pengukur cuaca; metode observasi cuaca;stasiun pengamat cuaca;penyusunan data cuaca dan iklim; sistem pelaporan ;serta publikasi data;pengenalan mekanisme kerja dan perakitan instrumen pengukur cuaca mekanik danelektronik
Menjelaskan dasar dan konsep fisis meteorologisecara deskriptif terkait proses-proses fisik yang terjadi di atmosfer bumiyang meliputi lingkungan atmosfer, radiasi, massa udara, optik meteorologi,gerak dan sirkulasi udara
Memberikan pemahaman tentang atmosfer sebagaisuatu sistem termodinamika. Membahas aliran energi di atmosfer serta konversipanas menjadi kerja dan benergi lain, implikasi proses perubahan fase massaterhadap peristiwa-peristiwa di atmosfer dan stabiliti atmosfer
Memberikan pengertian tentang unsur-unsur iklim,unsur-unsur pengendali iklim, dan proses pembentukan iklim; mempelajarisebaran, variasi dan klasifikasi iklim di dunia serta aplikasinya
Membahas atmosfer dan iklim sebagai lingkunganhidup dan membahas peranan serta interaksi unsur-unsur iklim terhadaplingkungan hidup lain; perubahan iklimglobal, dampak dan pengendaliannya

Membahas tentangdinamika iklim di kawasan tropika dan dampaknya pada kondisi dan karakteristikiklim regional, khususnya di Indonesia. Penekanan diberikan pada sistemsirkulasi umum, sistem monsun, keragaman iklim non-musim pada berbagai skalawaktu (Madden-Oscillation) dan perubahan iklim serta dampaknya di wilayahtropika

Kuliah ini menerapkan prinsip-prinsip mekanikanewtonian dan mekanika fluida untuk mempelajari gerakan atmosfer khususnya dilapisan troposfer. Topik kuliah meliputi persamaan-persamaan gerak atmosfer,sirkulasi dan vortisitas. Aplikasi prinsip-prinsip ini digunakan untuk memahamitentang dasar-dasar mekanisme pembentukan dan fluktuasi cuaca. Penguasaanmetamatika mutlak diperlukan sebagai alat bantu untuk memahami proses pemahamandan analisis
Mata kuliah ini membahas mengenai penggunaan teknologi satelit untuk memahami, memantau dan memprediksi kejadian dan proses-proses cuaca. Pembahasan tersebut meliputi evolusi satelit cuaca, proses penangkapan data, sumber energi dan radiasi, absorsi, emisi, refleksi dan hamburan, Energy Budget dan RTE (Radiative Transfer Equation), orbit satelit, faktor radiometric dan geometric, suhu permukaan, teknik-teknik penentuan parameter atmosfer, teknik-teknik penentuan gerakan atmosfer, aplikasi satelit cuaca dan pemantau lingkungan.
GFM316 Analisis Meteorologi
Memberikan dasar-dasar analisis cuaca dan metode prediksi cuaca yang digunakan oleh BMKG dan WMO
Membahas penerapan statistika dalam menganalisisdata meteorologi dan klimatologi. Mencakup konsep dasar dan berbagai aplikasi
Memberikan pemahaman tentang lingkup kajianklimatologi terapan; latihan tentang terapan iklim dalam berbagai sektor; danpemahaman tentang langkah dan pendekatan analisis klimatologi terapan
Mata kuliah ini membahas materi yang berkaitandengan latar belakang dan dasar saintifik perubahan iklim, diantaranya;ikhtisar sejarah sains perubahan iklim, prinsip dasar yang mengatur sistemiklim bumi, siklus-siklus biokimia dan interaksinya dengan sistem iklim,keragaman iklim alami antar tahun dan antar dekade, paleo-klimatologi,atmosferdan aspek gas rumah kaca, bukti perubahan iklim dan peran antropogenikterhadap perubahan iklim (observasi dan model), skenario perubahan iklim, dankejadian iklim ekstrim dan hubungannya dengan pemanasan global
Membahas hubungan hidrologi dan meteorologiserta proses-proses perpindahan air di dalam siklus hidrologi. Proses tersebutdiuraikan secara terperinci baik di atmosfer, litosfer (evaporasi, intersepsi,infiltrasi dan perkolasi) maupun hidrosfer (aliran permukaan dan aliransungai). Aplikasinya ditekankan dalam perhitungan neraca air dan pengaruhaktivitas manusia
Merupakan lanjutan Mata kuliah Hidrometeorologiatau Pengantar Hidrologi, Mata kuliah ini memperkenalkan teknik-teknik analisisterhadap data hidrologi, yang meliputi hidrologi air permukaan dan airbumi. Sebagai pendahuluan dibahasperkembangan hidrologi yang berawal dari ilmu terapan sampai menjadi cabanggeosains, dilanjutkan dengan analisis data hujan, abstraksi hidrologi, analisishidrograf sampai pada teknik pendugaan debit puncak dan limpasanpermukaan. Sebagai bagian penting dari Matakuliah ini adalah pembahasan hidrologi airbumi serta mengenai pencemaran airdan pengelolaan mutu air
Meteorologi pertanian (agrometeorologi) membahashubungan antara cuaca dengan pertanian, dengan fokus utama adalah padapenjelasan secara kuantitatif proses interaksi antara unsur-unsur cuaca denganpertumbuhan, perkembangan dan produksi tanaman pertanian. Dengan demikian, pemahaman proses fisismasing-masing unsur cuaca termasuk dinamika diurnal, musiman dan sebarangeografisnya serta pemahaman terhadap proses dasar biologi dan fisiologi tanamantermasuk pertumbuhan, perkembangan dan produksi tanaman adalah merupakanhal-hal yang sangat penting. Dalambanyak hal, suatu proses biologi atau fisiologi tanaman merupakan suatu prosesyang kompleks dan dipengaruhi oleh beberapa unsur cuaca. Sehingga, alternatif pendekatan pembahasandalam agrometeorologi ada dua, yaitu (1) penjelasan fisis per unsur cuacadilanjutkan dengan penjelasan kuantitatif interaksi dominan antara unsur cuacatersebut dengan proses biologi dan fisiologi tanaman termasuk pertumbuhan danperkembangan tanaman, atau (2) penjelasan suatu proses biologi dan fisiologitanaman termasuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman seperti prosesfotosintesis dan interaksinya dengan unsur-unsur cuaca
Membahas pengaruh faktor cuaca dan iklimterhadap mahluk hidup, manusia, ternak serta hama penyakit dan pa-togentanaman. Interaksi antara faktor cuaca dan iklim dengan mahluk hidup pada skalamakro dan mikro, didalam ling-kungan indoor maupun out door
Mata kuliah ini membahas proses biofisik yangterjadi pada skala mikro, antara permukaan dengan atmosfer di atasnya, teknikpengukurannya dan peralatan yang digunakan. Pembahasan mencakup dinamikalapisan perbatas permukaan, energi, transfer/pertukaran momentum, uap air(penguapan) dan bahang/panas dari permukaan (tanaman pertanian, hutan, air,perkotaan, lahan terbuka, perkebunan dan lain-lain) dengan menggunakan teknikpengukuran langsung dan pendugaan. Berlatih melakukan pengukuran pertukaranmassa, energi, momentum, serta memahami konsep kerja peralatan yang digunakan, setting peralatan, serta manajemen dananalisis data
Memahami prinsip dan desain penelitian sebagaitahap awal memasuki ranah penelitian ilmiah. Penyusunan hipotesis dan pertanyaan-pertanyaan ilmiah yang akandibuktikan dan dijawab melalaui penelitian. Pengenalan terhadap khasanah literatur, mensurvai dan menyeleksinyauntuk mendukung rencana penelitian dalam bentuk penulisan proposalpenelitian. Berlatih menggunakan datauntuk bahan ilustrasi yang efektif berupa tabel dan gambar. Menuliskaninformasi yang diperoleh dari literarur dan hasil penelitian dalam bentuk karyailmiah berupa skripsi atau tesis dan makalah ilmiah
Mata kuliah ini membahas mengenai potensiterapan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis untuk bidangmeteorologi dan klimatologi termasuk aplikasinya pada sektor pertanian dalamarti luas

Mata kuliah ini membahas mengenai potensi terapan teknologi penginderaan jauh dan sistem informasi geografis untuk bidang meteorologi dan klimatologi termasuk aplikasinya pada sektor pertanian dalamarti luas

Seminar hasil penelitian /tugas akhir
Tugas akhir yang dilakukan untuk menghasilkansebuah karya ilmiah berupa skripsi
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa akanmemahami pentingnya udara sebagai sumberdaya alam untuk kehidupan manusia;memahami arti pencemaran udara dan kebisingan; mampu melakukan pengukurankualitas udara dan kebisingan; mengevaluasi hasilnya; dan memahami cara-carapengendalian pencemaran udara dan kebisingan
Mata kuliah ekohidrologi mengenalkan konsepekohidrologi sebagai pendekatan baru dalam mengintegrasikan konsep-konsepbiologi, ekologi dan hidrologi sebagai upaya pemecahan masalah lingkungansumber daya air secara terintegrasi. Konsep ekohidrologi dilandasai oleh empatprinsip hubungan proses biota-hidrologi dan dirumuskan dalam teori dualregulatory untuk interaksi biota/ekologi dan hidrologi. Ilustrasi implementasiakan ditujukan pada lingkungan perairan darat dan estuary, dengan model-modelinteraksi antara ekosistem dan sistem hidrologi tersebut merupaka suatu dasarpengelolaan lingkungan, baik pada aspek hidrologi, sebagai model konservasisumber daya air, pengelolaan banjir dan sebagainya, dan juga pada tingkatanbiota, sehingga dapat diperoleh produktivitas lingkungan (environmentalservices) yang berkelanjutan
Model simulasi pertanian membahas teknikpemodelan kuantitatif mengenai proses yang terjadi pada pertanian dalam artiluas yang dipengaruhi khususnya oleh unsur-unsur cuaca, tanah dan sifat genetiktanaman, hama penyakit tanaman, input agronomis serta faktor sosialekonomi. Interaksi antar peubahdijelaskan melalui pemodelan mekanisme proses dari sistem yang dimodelkan,sehingga model yang dibangun disamping mempunyai kemampuan prediksi jugamenjelaskan mekanisme proses yang terjadi. Dalam aplikasinya, model tersebut diharapkan dapat digunakan sebagaialat bantu perencanaan pertanian serta pengambilan keputusan. Materi perkuliahan akan menyangkut penjelasantentang model dan sistem; tujuan dan tipe model; diagram alir Forrester;penjelasan proses dan penyusunan model kuantitatifnya. Praktikum didesain agarmahasiswa mampu membangun model mekanistik yang melibatkan berbagai faktorsecara sistematis yang meliputi penentuan tujuan dan tipe model, resolusimodel, penyusunan diagram Forrester, flowchart, pemrograman komputer, analisissensitivitas, kalibrasi dan validasi model