Chemistry

Mata kuliah ini merupakan pengembangan konsep dan pengertian laju dan mekanisme reaksi kimia untuk mempelajari reaksi pada tingkat molekul dan cara mengendalikan laju reaksi. Materi yang diajarkan meliputi penentuan hukum laju (tetapan laju dan orde reaksi) untuk reaksi sederhana, reversibel, seri, paralel, dan kompleks, beserta metode eksperimennya; kebergantungan laju reaksi pada suhu; teori laju reaksi; teori laju reaksi unimolekular; proses-proses atomik dan radikal bebas; reaksi fotokimia dan cepat; reaksi dalam larutan dan reaksi terkatalisis; kinetika enzim; serta hasil-hasil riset yang berhubungan dengan kinetika kimia dalam bentuk penyusunan makalah dan diskusi.

Mata kuliahinimembahaskonsep-konsepdasarkimia yang disampaikansecarasederhana, meliputi pengertiantentang sifat kimia modern; persamaankimiadanhasilreaksi; ikatankimia; wujudmateri; larutan; termodinamikadantermokimia, kesetimbangankimia; asam-basa; elektrokimia; kinetikakimia; molekulorganik; senyawakompleksdan material polimer

Mata kuliah ini membahas konsep-konsep dasar kimia yang disampaikan secara sederhana, meliputi pengertian tentang sifat kimia modern; persamaan kimia dan hasil reaksi; ikatan kimia; wujud materi; larutan; termodinamika dan termokimia, kesetimbangan kimia; asam-basa; elektrokimia; kinetika kimia; molekul organik; senyawa kompleks dan material polimer

Mata kuliah ini membekali pengetahuan tentang perbedaan antara kimia anorganik dan organik, teori kelahiran unsur dan sejarah perkembangan kimia anorganik, unsur-unsur golongan utama serta senyawaannya, struktur atom, teori ikatan (ikatan sigma, pi, dan delta), simetri dan teori grup, teori orbital molekul, dan padatan kristal.

Praktikum ini diberikan untuk mendukung teori-teori dasar kimia anorganik seperti keselamatan kerja di laboratorium anorganik, pembentukan gas hidrogen dan penentuan volume molarnya, elektrolisis garam alkali dan sifat logamnya, pembentukan kristal belerang dan gas oksigen, sifat-sifat unsur halogen, uji kualitatif ion logam, uji toksisitas dan penjerapan logam berat, sintesis natrium silikat dari sekam padi, sintesis kromium(II) asetat hidrat, heksaminakobalt(III) klorida, senyawa koordinasi Fe(II), dan kristal tunggal besar KAl(SO4)212H2O.

Mata kuliah ini membekali pengetahuan tentang teori asam-basa dan kimia donor-akseptor, transfer elektron (redoks), unsur-unsur golongan transisi beserta senyawaannya, senyawa koordinasi, meliputi struktur, isomer, ikatan, spektrum elektronik, serta reaksi dan mekanismenya.

Mata kuliah ini meliputi konsep dasar ikatan kovalen; stereokimia (alkana, sikloalkana, alkena, dan kiralitas); sifat fisik, sifat kimia, struktur, tata nama, dan reaksi-reaksi yang berhubungan dengan gugus fungsi (hidrokarbon alifatik, siklik, dan aromatik; alkil halida; alkohol, fenol, eter, dan epoksida; senyawa karbonil [aldehida, keton, asam karboksilat, dan turunannya]; amina); serta struktur dan reaktivitas makromolekul penyusun kehidupan (karbohidrat, asam amino, peptida, protein, lipid, dan asam nukleat).

Mata kuliah ini membahas konsep dasar pembentukan dan pemutusan ikatan kovalen beserta energetikanya; sifat fisis dan kimia alkana dan sikloalkana; gugus fungsi alkena, alkuna, alkil halida, senyawa aromatik turunan benzena, alkohol dan fenol, eter dan epoksida, serta analog sulfurnya, dengan penekanan pada struktur, stereokimia, reaksi dan mekanisme, termasuk tata namanya.

Mata kuliah ini membahas sifat fisis dan kimia senyawaan karbonil: aldehida dan keton, asam karboksilat dan nitril, dan turunan asam karboksilat; amina dan senyawa heterosiklik; serta biomolekul organik (karbohidrat; asam amino, peptida, protein; lipid; dan asam nukleat), dengan penekanan pada struktur, stereokimia, reaksi dan mekanisme, termasuk tata namanya.

Mata kuliah ini memberikan keterampilan merangkai model molekul untuk menjelaskan struktur dan reaksi organik; merangkai radas kaca dalam eksperimen yang memerlukan teknik refluks, ekstraksi, distilasi, dan kromatografi; mengoperasikan alat penentuan titik leleh, polarimeter, viskometer, dan refraktometer untuk penentuan sifat fisis senyawa organik; serta mengidentifikasi senyawa organik (termasuk molekul hayati) berdasarkan gugus fungsinya. Keterampilan diberikan dengan berbasis kompetensi.

Mata kuliah Elektroanalitik merupakan mata kuliah yang membahas pendahuluan dan dasar-dasar   pengukuran elektroanalitik, potensiometri, elektrogravimetri & kulometri, voltammetri, konduktometri, dan dasar-dasar sensor kimia

Kuliah ini membahas pengertian, perspektif, dan penggolongan analisis; tahap-tahap analisis dan pemilihan metode analisis; teknik penanganan data analisis; kalibrasi, standardisasi, dan koreksi blangko; praktik laboratorium yang baik; prinsip, cara perolehan, dan penyiapan sampel; teknik analisis kualitatif organik-anorganik; gambaran singkat gravimetri dan titrimetri, pendahuluan analisis kuantitatif klasik; gravimetri; asidi-alkalimetri, oksidi-reduktometri, kompleksometri, dan kelatometri

Mata kuliah ini menjelaskan prinsip pemisahan dan instrumentasinya: ekstraksi (ekstraksi pelarut, fase padat, mikrogelombang), distilasi, sentrifugasi, kromatografi (klasifikasi, teori efisiensi kolom, kromatografi planar, kolom, gas, dan cair kinerja tinggi), dan elektroforesis (klasifikasi, elektroforesis zona dan kapiler)

Mata kuliah ini mencakup konsep energi yang berkaitan dengan Hukum Pertama Termodinamika; entropi dan hukum Kedua Termodinamika; kesetimbangan; serta segi lain seperti larutan, kinetika kimia, kimia koloid, dan kimia permukaan.

Mata kuliah ini menjelaskan sifat gas ideal dan gas nyata; Hukum Pertama Termodinamika: konsep dasar, kerja dan kalor, termokimia dan keragaman entalpi terhadap suhu, fungsi keadaan, dan kerja pemuaian adiabatik; serta Hukum Kedua Termodinamika: arah perubahan spontan berdasarkan besaran entropi dan energi bebas, dan efisiensi proses termal. Pemahaman hukum termodinamika akan bermanfaat sebagai alat prediksi kuantitatif tingkat kecenderungan proses transformasi fisis atau kimia suatu bahan, sehingga mendukung keberhasilan sintesis dan/atau pemisahan bahan tersebut tanpa melalui trial and error, tetapi dengan melakukan simulasi pengubahan peubah proses seperti suhu dan tekanan ke arah yang menghasilkan reaksi spontan.

Mata kuliah ini membahas transformasi fisis pada senyawa murni dan campuran, sifat-sifat larutan, diagram fase untuk sistem 1, 2, dan 3 komponen, kesetimbangan kimia dan kesetimbangan elektrokimia, serta aplikasinya dalam menyelesaikan kasus-kasus yang ditemukan dalam ilmu kimia.

Mata kuliah ini menjelaskan penerapan konsep matematika pada berbagai kasus dalam kimia secara umum dan kimia fisik khususnya, seperti dalam termodinamika kimia, kesetimbangan, kinetika kimia, dan kimia kuantum. Konsep matematika yang dibahas meliputi fungsi aljabar, fungsi transendental, kalkulus diferensial, kalkulus integral, persamaan diferensial biasa dan parsial, deret dan transformasi Fourier.

Mata kuliah ini menjelaskan aplikasi konsep-konsep dasar kimia anorganik pada senyawa koordinasi yang membangun kelompok senyawa organologam, bioanorganik, dan kluster.  Mata kuliah ini juga membekali pengetahuan mengenai aplikasi senyawa anorganik dalam bidang energi terbarukan, reaksi kimia inti, serta unsur dan senyawa anorganik yang berpotensi mencemari lingkungan (polutan anorganik).

Mata kuliah ini memperkenalkan sintesis material anorganik dan hibrida dengan menggunakan metode anorganik tradisional dan yang menggunakan prekursor organologam. Metode sintesis yang akan dikaji meliputi sintesis keramik, metode pembakaran, sintesis hidrotermal, chemical vapour deposition (CVD), metode sol-gel, interkalasi, dan metode elektrokimia. Metode pemurnian dan pencirian material tersebut juga akan dibahas secara rinci. Selain itu, akan dijelaskan pula aplikasi material anorganik modern, termasuk di dalamnya yang berkaitan dengan energi terbarukan dan biomedis.

Mata kuliah ini fokus pada telaah mekanisme reaksi melalui pembahasan konsep struktur kimia dan kereaktifan, energetika, kinetika, kekuatan asam dan basa, substitusi nukleofilik, karbokation, substitusi elektrofilik dan nukleofilik pada sistem aromatik, adisi elektrofilik dan nukleofilik pada ikatan C=C, adisi nukleofilik pada ikatan C=O, eliminasi, karbanion dan reaksinya, radikal bebas dan reaksinya, serta reaksi yang dikendalikan simetri.

Mata kuliah ini membahas analisis struktur molekul senyawa organik yang meliputi analisis awal, sifat fisis, analisis unsur dan kualitatif, spektroskopi ultraviolet-tampak, inframerah, resonans magnet inti 1H dan 13C,  spektrometri massa, dan analisis spektrum gabungan.

Mata kuliah ini menjelaskan konsep dan contoh kiralitas (pusat, sumbu, dan bidang kiral) pada molekul organik, beserta tata namanya; konfigurasi dan konformasi pada alkena, senyawa asiklik dan siklik; cara membedakan dan memisahkan stereoisomer (enantiomer dan diastereomer); jenis-jenis topisitas dan pusat prokiral; serta memperkenalkan sintesis stereoselektif (asimetrik).

Mata kuliah ini diawali review kimia gugus fungsi untuk menjelaskan selektivitas dalam reaksi organik, fungsionalisasi dan interkonversi gugus fungsi. Strategi diskoneksi dan pendekatan sinton digunakan untuk merancang rute sintesis yang melibatkan pembentukan ikatan C–C dan ikatan C–heteroatom, penutupan atau pembukaan cincin, reduksi dan oksidasi, serta penambahan dan pembukaan gugus pelindung. Teknik dasar laboratorium, cara analisis data dan pelaporan untuk eksperimen sintesis senyawa organik sederhana dan modifikasi senyawa alam diberikan dalam praktikum.

Mata kuliah ini membahas asal-usul, biogenesis, klasifikasi, sifat fisis dan kimia, serta struktur dan kereaktifan senyawa metabolit sekunder, seperti senyawa aromatik, fenolik, heterosiklik, terpenoid, steroid, fenilpropanoid, poliketida, flavonoid, dan alkaloid. Dijelaskan pula teknik uji kualitatif dan garis besar cara isolasi kelompok senyawa tersebut.

Kuliah ini membahas spektrometri dalam analisis kimia (prinsip pengukuran, instrumentasi, dan aplikasi) meliputi spektroskopi molekul dan atom. Spektroskopi molekul yang dipelajari yaitu spektrofotometer ultraviolet-tampak (UV-vis), inframerah (IR), luminesens, spektrometer massa (SM) serta resonans magnetik inti (RMI) sedangkan untuk spektroskopi atom yaitu spektofotometer absorpsi, emisi dan fluoresens serta spektrometer massa atom dan sinar-X. Teknik optik lainnya seperti turbidimetri dan polarimetri juga akan dipelajari

Materi praktikum yang diberikan meliputi penggunaan peralatan voltametri, konduktometri, potensiometri, spektrofotometer UV-Vis, IR, dan AAS dalam analisis kimia beserta pengolahan dan pelaporan hasil analisis yang diperoleh

Mata kuliah ini membahas mengenai pengantar sensor kimia, selektivitas, sensor termal, sensor massa, sensor elektrokimia berbasis potensiometri, amperometri, dan konduktometri, serta sensor optis

Mata kuliah ini menjelaskan komponen kimia dalam tumbuhan (metabolit primer dan sekunder) dimulai dari teknik koleksi, penyimpanan, pembuatan spesimen contoh, serta penyiapan sampel tumbuhan, ekstraksi komponen kimia tumbuhan,  pemisahan dan pemurnian komponen kimia, identifikasi kualitatif dan kuantitatif senyawa fitokimia, bioasai sederhana, dan pengantar metabolomik

Mata kuliah ini memberikan pemahaman yang komprehensif untuk teknik-teknik analitik modern yang digunakan dalam bidang-bidang spesifik yang sedang berkembang seperti sains material alami.  Mata kuliah ini membahas mengenai prinsip dasar, instrumentasi, serta analisis kualitatif dan kuantitatif pada beberapa cara analisis meliputi analisis termal  (DSC/DTA, termogravimetri), analisis partikel (PSA, Mikroskopik), sensor elektrokimia berbasis potensiometri, amperometri, dan konduktometri, analisis berbasis fluida superkritik dan membahas mengenai hyphenated techniques (GC-MS, LC-MS).

Materi praktikum yang diberikan meliputi keadaan gas, termodinamika, ikatan kimia, larutan nonelektrolit, larutan elektrolit, elektrokimia, pendahuluan teori kuantum, dan kinetika kimia.

Mata kuliah ini menjelaskan konsep teori kuantum pada atom hidrogen, atom hidrogenik, dan molekul, serta penerapannya untuk menerangkan terbentuknya spektrum rotasi, vibrasi, dan transisi elektronik khas pada suatu atom dan molekul.

Mata kuliah ini mempelajari konsep dasar kimia lingkungan yang meliputi air, tanah, dan udara; membahas peraturan, kebijakan, dan konvensi yang terkait dengan masalah lingkungan; mengidentifikasi masalah kerusakan dan pencemaran lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas alam dan antropogenik; mempelajari berbagai mekanisme reaksi yang terjadi di lingkungan; serta membahas teori dasar penanggulangan dan pengawasan pencemaran air, tanah, dan udara.

Mata kuliah ini mempelajari sistem koloid; konsep permukaan dan antarmuka; adsorpsi; dan katalis heterogen, meliputi klasifikasi, mekanisme reaksi, penyiapan, perlakuan, dan pencirian; serta peran surfaktan dalam fenomena permukaan dan antarmuka.

Mata kuliah ini membekali pengetahuan tentang sifat, jenis, dan aplikasi polimer secara umum, polimerisasi, peran aditif terhadap polimer, bobot molekul polimer, viskositas intrinsik, struktur morfologi polimer, perilaku polimer, sifat mekanik polimer, aplikasi dan teknologi polimer.

Mata kuliah ini memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai peran sel dalam sistem biologis, termasuk komponen-komponen penyusunnya seperti air, asam amino, protein, karbohidrat, lemak, dan asam nukleat, serta membahas transpor membran, peran enzim dan vitamin dalam sistem biologis, khususnya metabolisme.

Mata kuliah ini membahas metabolisme dan regulasi karbohidrat, lipid, protein, dan DNA dalam makhluk hidup, meliputi antara lain glikolisis, siklus Krebs, sintesis protein, dan fotosintesis.

Mata kuliah ini menjelaskan latar belakang dan peran kemometri dalam eksperimen kimia; statistika deskriptif (distribusi data dan jenis distribusi, parameter lokasi, ukuran disperse, skewness, dan kurtosis); perambatan galat; statistika inferensial (uji-t, uji-F, uji Chi-kuadrat, dan penolakan data); Anova; kendali mutu data kimia; regresi univariat, metode non-parametrik, sinyal dan derau, serta pengantar ke rancangan percobaan dan kalibrasi mutivariat.

Mata kuliah ini meliputi karakteristik dan pengelompokan industri kimia, operasi utama dalam industri kimia, pengenalan diagram alir, neraca massa dan energi, konversi melalui proses fisis dan biologis, pengodean dan sertifikasi industri, safety dalam industri, serta diskusi mengenai proses industri (studi kasus).

Mata kuliah ini meliputi materi tentang (1) ejaan, (2) tata nama kimia, (3) kata dan imbuhan, (4) kalimat tunggal dan majemuk, (5) paragraf, (6) metodologi penelitian, tinjauan pustaka, dan cara menuliskannya, menuliskan simpulan, saran, dan ucapan terima kasih, (7) prosedur penelitian, penarikan contoh, satuan, dan lambang, (8) membuat catatan penelitian, (9) analisis, penafsiran data, dan ilustrasi, (10) penyajian lisan, (11) kepustakaan, (12) teknik penerjemahan, (13) penelusuran pustaka dan kunjungan ke UPT Perpustakaan IPB.

Mata kuliah ini mempelajari dan memahami metabolisme obat dalam tubuh serta hubungan struktur dengan aktivitas kimia dan bioaktivitas obat.

Mata kuliah ini membahas tentang pengertian dan cakupan kimia komputasi, konsep potensial energi permukaan, dasar-dasar teori orbital molekul, metode pemodelan mekanika molekuler, molekuler dinamik, semiempirik, abinito, density functional theory dan pemanfaatan kimia komputasi untuk penentuan karakteristik molekul dan hubungan kuantitatif struktur – aktivitas.

Mata kuliah Kimia Analitik berisi materi: pengertian, prespektif dan penggolongan analisis; ekstraksi komponen; analisis kualitatif; aspek umum analisis kuantitatif; asidi-alkalimetri; oksidi-reduktometri; kelatometri; spektrofotometri UV-Vis; teknik kromatografi secara umum; kromatografi kertas, lapis tipis, kolom; kromatografi gas, kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC); elektroforesis

Mata kuliah ini membahas komponen aktif yang meliputi jenis, golongan, aktivitas dan analisisnya, dan berbagai metode uji aktivitas yang meliputi aktivitas antimikroba, antivirus, antitumor, uji in vivo, toksisitas, insektisida, larvasida, herbisida, dan inhibitor enzim.