Soil Science and Land Resources
Prinsip Dasar Kimia; Stoikhiometri; Gravimetri; Titrimetri; Larutan Tanah; Senyawa Organik dalam Tanah; Kesetimbangan Kimia Tanah; Kemasaman dan Alkalinitas Tanah; Reduksi-Oksidasi dalam Tanah; Ion-ion Penting dalam Tanah
Mata ajaran ini menjelaskan tentang ruang lingkup, kegunaan, dan aplikasi ilmu fisika di bidang ilmu tanah yang meliputi dimensi tanah (volumetrik dan gravimetrik), Hidrometri dan Hukum Stokes, energi pengikatan tanah, sifat kelistrikan Tanah, konsep energi air tanah, temperatur tanah dan neraca energi dalam tanah, gas dan pertukaran gas, sifat-sifat mekanik tanah, dan sifat optik dan cahaya. Gambaran umum tentang ruang lingkup materi perkuliahan dapat diperhatikan dalam organisasi materi pada halaman berikutnya.
Pengertian tanah dan pencirian edafologik; asal, sifat dan klasifikasi bahan induk tanah; pembentukan tanah; sifat fisik tanah mineral; pengadaan dan tersedianya unsur hara dalam tanah mineral; kloloid tanah; organisme tanah; air tanah : kehilangan air dalam bentuk uap dan cairan serta pengaturannya; udara dan suhu tanah; klasifikasi tanah; tanah organik: sifat, ciri dan penggunaannya; reaksi tanah dan pengapuran; pembicaraan umum tentang unsur-unsur pupuk dan mikro; pupuk dan pengelolaan pupuk; pupuk kandang dan pupuk hijau
Mata ajaran ini dirancang dan disusun sebagai pelengkap mata ajaran Dasar-dasar Ilmu Tanah untuk mengantarkan mahasiswa S-1 PS Tanah dan Manajemen Sumberdaya Lahan agar mempunyai keterampilan dalam mempelajari sifat tanah di lapang dan analis tanah di laboratorium, yang dimulai dari pengambilan contoh tanah utuh, menetapkan kadar air, kerapatan isi, ruang pori total, penetrasi akar, kurva pF, tekstur lapangan, warna, peptisasi dan flokulasi, selain itu penetapan-penetapan beberapa sifat kimia tanah yaitu KTK, bahan organik tanah, P dan K tersedia, dan nitrogen total
Mata kuliah ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan pemahaman mahasiswa tentang ilmu tanah dan kaitannya dengan pertanian dalam arti luas dengan membahas berbagai topik yaitu pengertian dan fungsi utama tanah, sifat fisik tanah, sifat kimia tanah, kesuburan tanah, pupuk dan pemupukan, organisme dan bioteknologi tanah, morfologi dan klasifikasi tanah, survei dan pemetaan tanah, evaluasi sumberdaya lahan, konservasi, degradasi dan rehabilitasi tanah, perencanaan penggunaan lahan, pengelolaan tanah dan sumberdaya lahan.
Mata ajaran ini bertujuan untuk membekali mahasiswa pengetahuan tentang berbagai macam mineral dan batuan utama yang terdapat pada kerak bumi sebagai salah satu faktor pembentuk tanah, tentang gaya-gaya eksogen dan endogen yang mengubah permukaan bumi, struktur geologi dan landform, waktu geologi dan formasi geologi, serta geologi regional Indonesia. Gambaran umum tentang ruang lingkup materi perkuliahan dapat diperhatikan dalam organisasi materi pada halaman berikutnya
Mata ajaran ini menjelaskan tentang ruang lingkup dan kegunaan fisika tanah, sifat-sifat dasar fisika tanah meliputi komponen pokok tanah, tekstur, system koloid, struktur, dan konsistensi tanah, air tanah dan pergerakannya di dalam tanah baik jenuh maupun tak jenuh, temperatur tanah, sifat mekanik tanah, pengolahan tanah, dan pergerakan solute dalam sistem tanah.
Mata ajaran ini mempelajari organisme yang ada di dalam tanah baik yang mikro, meso maupun makro yang mempunyai pengaruh terhadap sifat fisik, kimia dan biologi tanah yang pada akhirnya akan mempengaruhi pertumbuhan dan produksi tanaman. Selain itu, dalam kuliah ini juga dipelajari faktor-faktor lingkungan tanah yang mempengaruhi organisme tanah seperti sifat tanah, kadar air, temperatur, iklim mikro. Hubungan antara organisme tanah sesamanya juga dipelajari dalam biologi tanah.
Mata ajaran ini mencakup Pengertian dan Konsep Dasar Penginderaan Jauh; Penginderaan Jauh Fotografik: Karakteristik dan Geometri Dasar Foto Udara, Interpretasi (visual) Foto Udara untuk Penggunaan Lahan/Penutup Lahan, Fisiografi/Landform; Penginnderaan Jauh Multispektral: Penginderaan Jauh Termal, Satelit Penginderaan Jauh Sumberdaya Alam, Satelit Penginderaan Jauh Iklim dan Resolusi Tinggi; Penginderaan Jauh Gelombang Mikro; Radar Ruang Angkasa; Pengolahan Citra Digital: Pengolahan Awal, Perentangan dan Penajaman Citra, Klasifikasi Citra Digital, Integrasi Data dan Model Biofisik, dan Interpretasi Digital untuk Perubahan Penggunaan Lahan.
Mata kuliah diberikan untuk membekali mahasiswa tentang ilmu geomorfologi dan aplikasinya untuk melakukan analisis landsekap
Mata pelajaran ini meliputi identifikasi sistem atau pola-pola kepemilikan tanah dihubungkan dengan budaya, kelembagaan dan produk hukum yang berkaitan dengan masalah keagrariaan. Kajian tentang berbagai sistem pemilikan lahan dan produk-produk hukum kepemilikan lahan serta dampaknya terhadap pembangunan wilayah
Mata ajaran ini bertujuan untuk membekali mahasiswa pengetahuan tentang kaitan antara pengetahuan (knowledge), ilmu (science), teknologi (technology), dan penelitian ilmiah (scientific research); pola pikir atau penalaran ilmiah (scientific reasoning); dan logika yang mendasarinya; etika keilmuan serta kekuatan dan kelemahan pola pikir ilmiah; proses dan prosedur penelitian ilmiah serta etika penelitian ilmiah; penerapan pola pikir ilmiah dan prosedur penelitian ilmiah dalam proses penelitian ilmu tanah secara umum; menyusun usulan penelitian ilmiah dan teknik penulisan ilmiah Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).
Mata kuliah ini memberikan kompetensi lulusan Ilmu Tanah dan Sumberdaya Lahan untuk dapat mendeskripsikan data, melakukan eksplorasi data tanah, menyusun desain penelitian tanah dan sumberdaya lahan, teknik penarikan contoh untuk populasi berbasis spasial dan berbasis atribut, perancangan percobaan di rumah kaca dan petak lapang dengan rancangan acak lengkap, kelompok, faktorial dan petak terbagi, melakukan uji beda nilai tengah dan beda nyata jujur, analisis non parametrik untuk asosiasi, tabel kontingensi dan rancangan percobaan, melakukan analisis korelasi, regresi sederhana dan regresi berganda serta dapat menjelaskan prinsip dasar analisis spasial dan peubah ganda
Mata ajaran ini mempelajari tanah sebagai tubuh alam melalui ciri-ciri morfologi, fisik, kimia dan mineral dan berdasarkan ciri-ciri di atas dikelompokan ke dalam sistem klasifikasi tanah yang digunakan di Indonesia. Pengertian pedon, polipedon, profil, solum, hori-horison utama, dan tatanama horison. Sifat-sifat morfologi tanah: warna, tekstur, struktur, konsistensi, dan sifat-sifat morfologi tanah lainnya yang berkaitan dengan sifat-sifat lahan. Konsep tanah sebagai sistem terbuka, proses yang umum terjadi dalam pembentukan tanah, tahap-tahap perkembangan tanah. Sistem Klasifikasi Taksonomi Tanah, FAO/UNESCO, dan PPT serta penyebaran tanah di Indonesia.
Mata ajaran ini memberikan pengetahuan kepada mahasiswa mengenai konsep dan metode survai dan evaluasi sumberdaya lahan, melalui pokok-pokok bahasan yang meliputi: (1) pengertian, ruang lingkup dan kegunaan survai dan evaluasi sumberdaya lahan; (2) konsep survai dan pemetaan sumberdaya lahan; (3) metode survai dan pemetaan sumberdaya lahan; (4) penggunaan informasi penunjang dalam survai dan pemetaan sumberdaya lahan, (5) konsep evaluasi lahan, (6) sistem evaluasi lahan yang digunakan di Indonesia, (7) permasalahan survai dan evaluasi sumberdaya lahan di Indonesia, dan (8) alternatif pendekatan evaluasi sumberdaya lahan secara empirik dan rasional
Agar mahasiswa mengerti prinsip‑prinsip kesuburan tanah dan manajemen hara serta mampu mengidentifikasi dan memecahkan masalah kesuburan tanah dalam kaitannya dengan produksi pertanian.
Mata ajaran ini dirancang dan disusun untuk mengantarkan mahasiswa S-1 PS Ilmu Tanah dan Manajemen Sumberdaya lahan agar mempunyai pengetahuan dan keterampilan yang berkaitan dengan hara dan pupuk, sifat-sifat pupuk, industri pupuk serta reaksinya di dalam tanah, meliputi pupuk N, P, K, pupuk sekunder, majemuk, mikro, dan bahan amelioran evaluasi status hara tanaman melalui uji tanah dan analisis tanaman, dasar-dasar pemupukan, ekonomi dan efisiensi pupuk dan kapur, serta penyusunan rekomendasi pemupukan.
Mata ajaran ini menjelaskan tentang ruang lingkup dan permasalahan pengelolaan air, siklus hidrologi, distribusi hujan secara spasial dan temporal, infiltrasi dan pengelolaan infiltrasi, aliran permukaan dan pengelolaan aliran permukaan, air tanah dan air bawah tanah, evapotranspirasi, kebutuhan air tanaman dan neraca air, metode irigasi, kualitas air, pengolahan dan pemanfaatan air, pemanenan air, dan aplikasi model hidrologi untuk pengelolaan air
Mata kuliah ini membahas berbagai aspek pengelolaan air. Baik untuk keperluan pertanian maupun domestik. Pembahasan meliputi aspek teoritis dan aplikasinya. Air yang dijadikan pokok bahasan adalah air hujan, air permukaan, air tanah, air bawah tanah dan air limbah domestik.
Mata kuliah Konservasi Tanah (KTA) membahas pengenalan aspek Konservasi Tanah seperti: permasalahan KTA, proses dan dampak erosi, pengukuran dan prediksi erosi, tehnik-tehnik KTA, evaluasi erosi dan perencanaan pertanian konservasi, degradasi lahan, rehabilitasi lahan kritis, aspek sosial KTA, perkembangan baru teknologi KTA (bioengineering). Namun titik berat dari kuliah ini adalah degradasi lahan yang diakibatkan oleh erosi dan cara-cara penanggulangannya melalui penerapan teknik KTA serta perencanaan pertanian konservasi untuk menunjang penggunaan sumber daya lahan pertanian yang berkelanjutan.
Mata Pelajaran ini mempelajari teknologi untuk eksplorasi organisme didalam tanah terutama Mikrob tanah dan komponennya serta pemanfaatanya untuk keperluan pertanian, lingkungan dan industri.Secara spesifik mata kuliah ini : 1) Mengkaji berbagai teknik dan metoode isolasi, Perbanyak dan produksi inokulan pemicu tumbuh tanaman; 2) Mengkaji Penggunaan mikrob tanah untuk penggunaan dibidang bioteknologi lingkungan,bioremediasi limbah minysk bumi dan biodetoksifikasi logam berat; 3) mengkaji penggunaaan mikrob tanah sebagai sumber enzim antibiotika; serta 4) Pengenalan Bioteknologi molekuler dan Rekayasa genetika untuk deteksi virus tanah, pemanfaatan metagenom dan pengguna gen yang asal tanah atau organisme tanah atau topik aktual pilihan terkait dengan perkembangan terkini bioteknologi tanah
Matakuliah mencakup materi tentang sistem informasi yang berbasis data spasial dengan menggunakan teknologi komputer, yang berkembang dari kartografi, yang mencakup (a) konsep dasar data spasial dan keterkaitannya dengan data atribut; (b) sistem skala, proyeksi dan sistem koordinat, (c) transformasi realitas data spasial, (d) berbagai sifat data masukan seperti tabel atribut, data satelit, data GPS, data digitiser dan alat pemindai (scanner), (e) konsep pengolahan awal dan manajemen data atribut dan spasial, (f) fungsi analisis yang mencakup fungsi klasifikasi/pemetaan statistik, fungsi tetangga, fungsi keterkaitan dan fungsi tumpang-tindih, (g) pemodelan dan simulasi dalam manajemen sumberdaya lahan, (h) pengembangan dan disain produk SIG, dan (i) Isu SIG dan pengembangan sistem informasi yang terkait dengan sumberdaya lahan dan pembangunan berkelanjutan.
Mata ajaran ini membahas: (1) hubungan antara pola-pola spasial sumberdaya lahan (geologi, geomorfologi, bentang lahan, klimatologi-hidrogi, pedologi, fisika kimia¬-biologi tanah, tutupan/penggunaan lahan, dan ekosistem) dengan pola pola spasial pemusatan dan perkembangan rantai aktifitas sistem bisnis/industri dan sistem-sistem penunjangnya; (2) prinsip prinsip teori lokasi (hukum alam dan hukum pasar) yang dapat menjelaskan pola-pola hubungan tersebut pada butir (1), serta berbagai implikasi penting yang secara logik mungkin terjadi; dan (3) prinsip dan proses perencanaan untuk mendorong dinamika pola pola spasial pemusatan dan perkembangan rantai aktifitas sistem bisnis/industri kearah yang lebih sesuai dengan tujuan tujuan dasar pembangunan: keterukuran, keterkaitan, keberimbangan, pertumbuhan, kemandirian, dan keberlanjutan
Menjelaskan konsep penggunaan tanah/lahan secara berkelanjutan melalui pengelolaan tanah/lahan yang baik dan tepat untuk usaha pertanian dalam arti luas dengan mempertimbangkan pengaruh dari penggunaan lahan untuk usaha non-pertanian. Subtansi kuliah dan praktikum meliputi: pengertian dan ruang lingkup serta aspek-aspek pengelolaan tanah/lahan; strategi penggunaan tanah/lahan untuk usaha pertanian dalam arti luas; perencanaan penggunaan lahan; penggunaan lahan, degradasi tanah dan lahan kritis; pengelolaan air dan hara tanaman; tanah dan bisnistani berkelanjutan; pengelolaan tanah pada lahan kering (upland-dryland), lahan basah (wetland) serta lahan terdegradasi/kritis dengan mempertimbangkan masalah lingkungan yang mungkin akan timbul
Mata ajaran ini mencakup identifikasi faktor-faktor pembentuk tanah, pelapukan agresif dan proses-proses pelapukan batuan volkanik, batuan beku, batuan sedimen, untuk menguraikan distribusi jenis tanahnya; menjelaskan hubungan jenis-jenis tanah dengan pola umum budidaya pertanian dan tipologi agroindustri di setiap geo-ekosistem di Indonesia
Mata ajaran ini bertujuan untuk membekali mahasiswa tentang konsep-konsep tata ruang, unsur-unsur tata ruang dan prinsip-prinsip tata guna lahan dan pentaan ruang, khususnya pada ruang-ruang daratan dimana lahan adalah matriks dasar utama
Tujuan dari kegiatan ini adalah melatih mahasiswa menuliskan hasil-hasil penelitian tugas akhir dalam bentuk makalah ilmiah dan menyampaikannya di forum terbuka, serta memberikan pengalaman kepada mahasiswa. untuk mengikuti forum seminar ilmiah. Mata kuliah ini dapat diambil jika telah menyelesaikan penelitian skripsi
Tujuan kegiatan ini adalah melatih mahasiswa dalam membuat rencana penelitian, melaksanakan penelitian mengenai permasalahan tanah dan lahan, baik di laboratorium, rumah kaca, kebun percobaan maupun lapang, serta memberikan bimbingan kepada mahasiswa dalam penulisan hasil penelitian. Mata kuliah ini dapat diambil jika jumlah sks yang telah dicapai ≥ 105 sks, IPK ≥ 2.0 dan telah mengajukan rencana penelitian